Bupati Minut Joune Ganda Sebut Tulude Tradisi Sakral yang Harus Dilestarikan

oleh -835 Dilihat
Bupati Minut Joune Ganda Sebut Tulude Tradisi Sakral yang Harus Dilestarikan.

PODIUMUTAMA-MINUT Bupati Kabupaten  Minahasa Utara (Minut) , Joune Ganda, didampinfi Ketua TP-PKK  Rizya Ganda Davega, menghadiri Perayaan Pesta Adat Tulude Kabupaten Minahasa Utara Tahun 2025 yang diselenggarakan di Desa Darunu, Kecamatan Wori, Jumat (31/01/2024).

Acara diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Gembala Sidang Jemaat GPdI El-Shadai Sumompo, Pdt. Jeheskiel Novi Kapoh. Ibadah berlangsung penuh hikmat, diikuti oleh seluruh tamu undangan dan masyarakat yang hadir.

Dalam sambutannya, Bupati Joune Ganda menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya serta kearifan lokal sebagai bagian dari identitas dan kekayaan bangsa. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan panitia yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan ini.

“Pesta Adat Tulude merupakan tradisi sakral masyarakat Nusa Utara yang melambangkan ungkapan syukur kepada Tuhan atas penyertaan di tahun yang telah berlalu serta doa memohon berkat dan perlindungan di tahun yang baru. Perayaan ini menjadi momentum untuk mempererat persatuan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat” ucap Bupati Minut Joune Ganda

Lanjutnya, gelaran acara ini semakin menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian budaya dan adat istiadat di Minahasa Utara.

“Ini tradisi sakral yang harus dilestarikan, Perayaan Tulude di Desa Darunu ini menjadi bukti nyata bahwa budaya daerah tetap hidup dan berkembang, serta menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang” tukasnya.

Diketahui, dengan penuh semangat kebersamaan, acara berlangsung meriah dengan berbagai atraksi budaya, seperti tarian tradisional, pembacaan doa adat, serta prosesi pemotongan kue adat “Tamo”.

Perayaan adat ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Minahasa Utara, Anggota DPRD Minahasa Utara serta jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. Hadir pula tokoh adat, tokoh agama, panitia, serta masyarakat yang datang untuk bersama-sama merayakan tradisi warisan leluhur masyarakat Nusa Utara ini.(*/OSM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.