Bupati Joune Ganda Resmi Dilantik sebagai Dewan Penasihat DPP PIKI Periode 2026–2031

oleh -1741 Dilihat

 

Podiumutama.com, JAKARTA — Kiprah tokoh asal Sulawesi Utara di tingkat nasional kembali mendapat pengakuan. Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, resmi dilantik sebagai Dewan Penasihat Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia masa bakti 2026–2031.

Pelantikan tersebut berlangsung dalam agenda pengukuhan pengurus pusat PIKI yang digelar di Jakarta, Sabtu malam (30/5/2026). Penunjukan Joune Ganda menjadi bagian dari struktur kepengurusan nasional sekaligus menegaskan peran strategisnya dalam organisasi intelektual Kristen di Indonesia.

Selain menjabat sebagai Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda saat ini juga mengemban amanah sebagai Ketua DPC PIKI Kabupaten Minahasa Utara. Kehadirannya dalam jajaran Dewan Penasihat DPP PIKI diharapkan mampu memperkuat konektivitas pemikiran dan aspirasi daerah dengan agenda pembangunan nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Maruarar Sirait resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum DPP PIKI menggantikan kepengurusan sebelumnya yang dipimpin Badikenita Sitepu dan Audi Wuisang. Untuk menjalankan roda organisasi lima tahun ke depan, Maruarar didampingi Benyamin Patondok sebagai Sekretaris Jenderal.

Acara pelantikan turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Tito Karnavian, Nasaruddin Umar, serta Muhammad Qodari.

Dalam pidato perdananya sebagai Ketua Umum DPP PIKI, Maruarar Sirait menyoroti pentingnya pemerataan pendidikan keagamaan, khususnya kebutuhan guru agama Kristen di berbagai daerah.

“Saya sangat meyakini Bapak Menteri Agama adalah sosok yang adil. Kami berharap anak-anak kita di daerah bisa mendapatkan hak pengajaran agama Kristen secara layak dan merata,” ujarnya.

Selain isu pendidikan, Maruarar juga menegaskan komitmen PIKI untuk berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, menjaga kelestarian lingkungan, serta mengawal kebijakan pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengingatkan pentingnya peran kaum intelektual Kristen dalam perjalanan bangsa.

“Umat Kristen bukanlah tamu di republik ini. Oleh karena itu, kelompok inteligensianya harus mengambil peran sentral dalam menentukan arah bangsa,” kata Burhanuddin.

Ia juga mengajak para pengurus menjalankan filosofi “politik garam”, yakni terus memberikan pengaruh positif dan kontribusi nyata bagi kehidupan berbangsa dan bernegara meski tidak selalu terlihat di ruang publik.

Dengan bergabungnya Joune Ganda dalam jajaran Dewan Penasihat DPP PIKI, Sulawesi Utara kembali memiliki representasi kuat dalam organisasi nasional yang menghimpun para intelektual Kristen. Kehadiran kepala daerah, akademisi, tokoh masyarakat, hingga pejabat negara dalam kepengurusan baru DPP PIKI diharapkan mampu memperkuat sinergi antara daerah dan pusat serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.(OSM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.