MJP: Belajar Daring Perlu Ada Inovasi Baru

oleh -232 Dilihat
oleh

 

PODIUMUTAMA-MANADO,Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) meminta metode pembelajaran daring perlu ada inovasi yang baru supaya tidak terkesan kaku.

Ketua PSI Sulut ini mengatakan, pandemi Covid-19 yang telah berlangsung hampir setahun memukul berbagai macam sendi kehidupan sehingga di bidang perekonomian, Sospol dan aktivitas masyarakat lainnya seakan-akan hanya berjalan ditempat saja.

Dunia pendidikan pun tergoncang akibat pandemi ini, dimana seluruh siswa dan mahasiswa mau tidak mau mengikuti pola sistem belajar-mengajar bersifat Daring (belajar Online). Sistem ini pun juga mendapat pertanyaan kritis dari semua pihak termasuk Melky J. Pangemanan (MJP) selaku Wakil rakyat DPRD Provinsi Sulut yang membidangi Komisi IV, didalamnya dunia pendidikan menjadi salah satu mitra kerjanya menilai untuk saat ini kondisi belajar-mengajar secara tatap muka langsung belum bisa dilaksanakan akibat penyebaran Covid-19 di Sulut belum menunjukkan hasil yang baik.

“Kondisi hari ini saya kira kita perlu bersabar dengan melihat kasus positif Covid-19 di Sulawesi Utara, bahwa memang hari ini pembelajaran tatap muka langsung belum bisa dilakukan masih dalam belajar Daring yang nantinya bisa dimaksimalkan dengan metode pembelajaran yang lebih efektif bagi para peserta didik”, ungkapnya.

Setelah hampir setahun metode pembelajaran Daring ini dilaksanakan, MJP berharap ada inovasi yang dilakukan oleh Dinas terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan.

“Kita perlu inovasi apalagi ini kita sudah pengalaman hampir setahun melakukan sistem belajar Daring ini, berarti pihak-pihak terkait Dinas Pendidikan tentunya punya pengalaman sehingga ada formulasi terbaik untuk mengektifkan pembelajaran Online tersebut dan kiranya orang tua juga bisa mengambil andil paling depan dalam rangka mendidik anak-anak kita di Sulut  sehingga kita juga bisa mendukung protokol kesehatan yang dicanangkan pemerintah ini untuk memutus mata rantai Covid-19 “, ujar Legislator utusan Dapil Minut-Bitung ini.

Pangemanan pun berharap dengan sudah adanya Vaksin Covid-19 di Tanah Air terlebih khusus di Sulawesi Utara, Bangsa Indonesia dan Provinsi Sulut boleh terlepas dari Pandemi Covid-19 ini, sehingga sistem belajar-mengajar boleh kembali berjalan normal yakni tatap muka langsung di Sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.