Febry Dien: LPMP Sulut Siap Laksanakan Program Sekolah Penggerak dari Kemendikbud

oleh -175 Dilihat
oleh

PODIUMUTAMA-MANADO, Guna meningkatkan mutu satuan pendidikan di Bumi Nyiur Melambai, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sulawesi Utara (Sulut) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Kerja Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Sulut.

Kegiatan yang dilaksakan selama dua hari (Senin 8-9 Februari) di West Bestern The Lagoon Hotel Manado berasil dituntaskan. Kegiatan ini pun ditutup secara resmi oleh Kepala LPMP Sulut, Febry H. J. Dien.

Dien mengatakan, program kerja LPMP di 2021 ini agak berbeda dengan tahun sebelumnya karena efek pandemi covid-19.

“Program kerja LPMP Sulut tahun 2021 memang berbeda dengan yang sebelumnya karena disusun atas latar belakang pandemi saat ini, secara umum program LPMP dengan sasaran ke Pemerintah Daerah tidak lagi ke satuan-satuan pendidikan secara khusus”, kata Dien, Selasa (9/2).

Febry Dien menuturkan, bahwa ada program khusus dari Kemendikbud yang akan dilakukan oleh LPMP Sulut.

“Ada program khusus dari Kemendikbud yang akan dilakukan oleh LPMP Sulut yaitu program sekolah penggerak, nantinya program ini akan diawali dengan rekrutmen Kepala Sekolah Penggerak dan program ini akan berlangsung sampai 6 Maret, oleh karena itu dalam waktu dekat LPMP Sulut akan melakukan kampanye Sekolah Penggerak dengan mengajak kepala-kepala sekolah di 3 Kabupaten Kota yakni Kota Manado, Bitung dan Kabupaten Boltim, termasuk Provinsi Sulut”, terangnya.

Lanjut dikatakannya, dalam program Sekolah Penggerak ini untuk Provinsi Sulut nantinya dibutuhkan Kepsek TK dan SMA yang dalam binaan Provinsi, sementara itu untuk 3 kabupaten dan kota yang terpilih adalah Kepsek SD dan SMP.

“Untuk itu diharapakan agar para Kepsek di ketiga kabupaten dan kota yang akan melaksanakan program Sekolah Penggerak ini untuk segera mendaftarkan diri. Dan sebelum tanggal 6 Maret kami harapkan sebagai 3 kabupaten dan kota penyelenggara Sekolah Penggerak agar para kepala sekolah di ketiga daerah tersebut agar segera mendaftarkan diri, jika tidak mendaftarkan diri tentunya tidak akan ada peluang menjadi sekolah penggerak”, lanjutnya.

“Sekolah penggerak ini adalah sekolah yang ideal, bedanya sangat signifikan dengan program sebelumnya. Program ini ada komitmen dengan Kepala Daerah jadi ini adalah program bersama, sebuah sekolah penggerak akan mendapatkan intervensi holistik artinya semua kebutuhan sekolah ideal akan dipenuhi baik dari Kementrian maupun oleh daerah, dan salah satu keuntungan Pemda jika kabupaten dan kotanya menjadi penyelenggara sekolah penggerak adalah mendapatkan dana BOS Kinerja, mendapatkan intervensi holistik terus menerus selama 3 tahun, serta setiap kepala sekolah penggerak yang nantinya terpilih tidak boleh dipindahkan/mutasi oleh Pemda dan ini menjamin untuk bisa menjadi sekolah penggerak yang ideal”, tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.