PODIUMUTAMA-MINUT, Langkah cepat Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda – Kevin Lotulung sudah terlihat meski baru hitungan hari menjadi pemangku jabatan tertinggi di Tanah Tumatenden.
Hal tersebut terlihat dari apel perdana, inspeksi setiap kantor dinas dan apel aset bergerak serta melihat langsung kondisi perpustakaan daerah yang meski hanya berada dilantai dua kantor bupati masih jauh dari kata layak untuk menjadi jendela ilmu bagi pembaca,
Dikatakan Bupati Minut Joune Ganda infrastruktur di perpustakan daerah ini sangat minim. Kata dia, dari segi bangunan saja sudah tidak memenuhi standar kelayakan. Selain itu, ketersediaan buku yang ada serta fasilitas penunjang lainnya masih sangat tertinggal dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Dirinya bersama wakil bupati ingin merombak perpustakaan usang itu menjadi perpustakaan modern. Untuk itu dirinya meminta Dinas terkait agar melakukan studi banding ke daerah yang perpustakaannya sudah menggunakan metode yang maju dan modern.
“Saya dan pak Kevin pada kampanye Pilkada lalu mencanangkan pembangunan perpustakan modern di Kabupaten Minahasa Utara. Terdapat beberapa tempat yang telah kami kunjungi, seperti di Canada itu memang perpustakannya benar-benar didukung dengan fasilitas yang serba modern. Di dalamnya terdapat cafetarian, sehingga para pembaca dapat dengan betah duduk sambil meneguk kopi membaca buku,”ujar Bupati berlatar belakang pengusaha sukses itu
Ia memerintahkan Dinas terkait agar membuat proposal kebutuhan perpustakan yang nantinya akan dikawal bersama, baik ke pemerintah pusat maupun dengan menggunakan dana daerah jika itu memungkinkan. “Segera buat proposal. Nanti kita fikirkan bersama bagaimana skema kebijakannya,”kata JG dihadapan jajaran Dinas Perpustakan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakan dan Kearsipan Minut Femmy Pangkerego mengatakan, memang kondisi perpustakan yang dimiliki saat ini sangat jauh dari harapan. “Proposalnya sudah kita buat. Dan untuk daerah perbandingan kami sudah pernah melakukan stundi banding ke Badung, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIY) beberapa waktu lalu. Disana sangat luar biasa, perpustakan dan kearsipannya ditata dengan fasilitas yang modern,”terang Birokrat wanita senior ini.








