Joune Ganda Tampil Memukau saat menjadi Panelis “ Seminar Virtual Kolintang Menuju Warisan Tak Benda UNESCO”

oleh -158 Dilihat
oleh

PODIUMUTAMA-JAKARTA, Ketua DPD Persatuan Insan Kolintang Indonesia (PINKAN) Provinsi Sulut Joune Ganda, tampil memukau saat menjadi salah satu panelis dalam Seminar Virtual&Live Kolintang menuju warisan budaya tak benda UNESCO yang terselenggara atas kerja sama DPP PINKAN Indonesia dengan RRI Jakarta, Kamis (25/3/2021).

Pada kesempatan itu, Dikatakan Ganda dalam menuju warisan budaya tak benda UNESCO, sejumlah upaya yang dilakukan antara lain bakal menggagas kerjasama dengan pihak Universitas Manado untuk memasukan kolintang dalam meteri kurikulum ektrakulikuler bagi para mahasiswa.

“Kita akan mendorong agar para pelajar semua tingkatkan hingga mahasiwa akan mandapatkan materi dan teknis belajar musik kolintang secara masiv.”katanya.

Dia menambahkan, untuk progran jangkan panjang pihaknya akan merangkul para insan kolintang dalam satu museum kolintang di Minahasa sebagai asal muasal seni musik Kolintang.”ucapnya

Lanjut Ganda, untuk menjadikan musik kolintang sebagai warisan tak benda dari UNESCO, yang paling urgen dilakukan adalah menyatukan dan sinergitas antara upaya PINKAN Indonesia dengan kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam hal kebijkan serta regulasi yang terkait.

“Yang pasti DPD PINKAN Sulut siap mendukung dan menghadapi progres dan tantangan musik Kolintang menuju warisan budaya tak benda UNESCO” tukas Bupati Minahasa Utara itu seraya menegaskan pihaknya akan terus mendorong kecintaan masyarakat terhadap Kolintang dan mengatasi tantangan serta dampak kemajuan jaman pada proses transformasi, di kalangan generasi milenial, untuk tetap melestarikan seni budaya asal Minahasa itu.

Panelis lainnya pada kegiatan tersebut, yakni Vincent Piket (Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia), Laks. TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio (Pembina Pinkan Indonesia), dan Prof. Ir. Wiendu Nuryanti (Budayawan) serta Umum DPP PINKAN Indonesia Ny Penny Marsetio, kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sulut serta pemerhati Kolintang di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.