PODIUMUTAMA-MINUT, Keterbukaan pengelolaan dana desa sangatlah penting, demi meminimalisir adanya penyimpangan penggunaan anggaran. Untuk itu, pengelolaan berbasis aplikasi yang mudah diakses merupakan salah satu wujud kemajuan desa bidang teknologi informasi yang merupakan bagian dari visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut) , Joune Ganda-Kevin Lotulung.
Bupati Joune Ganda didampingi Wabup Kevin W Lotulung mengatakan, isu yang beredar belakangan bahwa ada oknum-oknum tertentu yang sudah melakukan kunjungan ke desa-desa menawarkan penjualan suatu aplikasi yang nantinya akan menopang kerja aparatur desa itu tanpa sepetengahuan dirinya. Malah kata JG sapaan akrabnya pemerintah melalui Bupati dan Wakil Bupati akan memberikan secara gratis aplikasi-aplikasi tersebut.
“Kita tidak akan membebankan dana desa atau dana bersumber dari manapun. Kita akan berikan secara gratis. Tujuannya tentu untuk mendongkrak pengelolaan desa yang lebih transparan, akuntabel dan diketahui masyarakat luas. Karena sudah menggunakan suatu aplikasi yang bekerja dengan teknologi. Ini merupakan program JGKWL saat kampanye lalu,”ujar Bupati berkarat belakang pengusaha sukses ini, kepada sejumlah wartawan di Kantor Bupati, Senin (28/3) sore.
Saat ditanya sumber dana yang nantinya dipakai untuk aplikasi desa, Ganda mengatakan bahwa hal itu sudah difikirkan terlebih dahulu. Program ini jangka panjang. Pihaknya terlebih dahulu akan memasang internet diseluruh pelosok desa se Minahasa Utara. Pasalnya, bagaimana aplikasi itu akan bekerja jika di wilayah tertentu belum memiliki jaringan internet.
“Anggarannya sudah kita bahas. Tentunya akan diambil dari keuangan daerah yang bersumber dari pendapatan daerah atau bisa saja dengan cara-cara lain. Yang intinya tidak akan menggunakan anggaran dari setiap desa. Karena ini adalah visi misi JGKWL yang harus direalisasikan untuk perubahan di Minahasa Utara ke depan,”tandas JG







Mantappppp….Minut Hebat
Mantaap JGKWL untuk Minut maju dan SULUT semakin Hebat