PODIUMUTAMA-MANADO, Dana Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi salah satu hal yang ditanyakan oleh Anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Kerja Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2020.
Vonny Paat meminta penjelasan dari Direktur Umum (Dirut) Bank SulutGo Revino Pepah, bahkan Paat meminta pendampingan staf BSGo saat turun ke Dapil untuk menyerap aspirasi, serta kredit bermasalah yang ada,
“Untuk CSR sendiri seperti apa, saya juga meminta nanti kalo reses bisa didampingi dari Bank SulutGo, meski saya dari komisi 1 yang bukan mitra” ucap Paat.
Menjawab pertanyaan Paat, Pepah mengatakan CSR ada dua yaitu
CSR Pemerintah maupun CSR oleh pemegang saham.
“Kegiatan CSR Bank SulutGo ialah pengadaan komputer di sekolah, MCK maupun air bersih,” ungkapnya.
Dia menambahkan, untuk kewenangan pihaknya sebesar Rp2 milliar. Namun, untuk penggunaan dana tersebut sudah dilaporkan dalam keuangan berkelanjutan secara transparan.
Mengenai kredit bermasalah, Pepah mengakui di Bank SulutGo ada kredit macet dan tidak ada bank yang tidak memiliki kredit macet.
Bahkan saran untuk pendampingan karyawan Bank SulutGo dalam pelaksanaan reses 45 Anggota DPRD Sulut, akan disiapkan dan dikondisikan sesuai kebutuhan.
“Kami siap menyiapkan karyawan BSG dalam reses nanti. Apabila akan melaksanakan reses dapat menghubungi kami waktunya kapan dan akan kami siapkan,” imbuhnya.
Diketahui, rapat dipimpin Ketua Panitia Khusus Pansus Rocky Wowor dan didampingi Wakil Ketua Victor Mailangkay, Billy Lombok serta anggota Pansus lainnya.







