Pemkab Minut Akan Berikan Bantuan Beras Fortivit di Wilayah Lokus Stunting

oleh -195 Dilihat
oleh

PODIUMUTAMA-MINUT, Masalah stunting hingga kini masih menjadi momok di Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Penyakit kurang gizi kronis yang mengakibatkan gagal tumbuh kembang pada anak itu tercatat masih tinggi. Minut memang jadi ‘zona merah’ stunting sejak beberapa tahun belakangan.

Merespons hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minut dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, Joune Ganda-Kevin Lotulung terus berupaya untuk menekan angka stunting, salah satu upaya yang akan dilakukan oleh Joune-Kevin dengan program pemberian bantuan beras bergizi diwilayah yang menjadi lokus stunting,

“Tadi kami mendapat kunjungan dari Bulog, mereka mempunyai produk beras fortivit yang kaya akan gizi, dan itu sangat baik dikonsumsi ibu hamil, dan balita serta untuk bubur bayi. Sehingga bisa untuk penanganan atau pencegahan stunting. Rencananya kita untuk lokus-lokus stunting” ucap Bupati Joune

Disamping itu, dikatakan Bupati Joune saat ini stok pangan di Minut aman untuk itu masyarakat tidak perlu khawatir adanya kelangkaan,

“Bulog menyampaikan stok pangan kita aman, masyarakat tidak perlu khawatir dan risau soal stok pangan” tambahnya.

Sementara itu, Pimpinan Wilayah BULOG SulutGo Eko Hari Kuncahyo mengatakan siap mensuport setiap program Pemkab Minut yang berkaitan dengan Bulog,

“Bulog Kanwil Sulut siap bersinergi bersama Pemda Minut. Pemaparan program kerja Bulog Kanwil Sulut untuk stabilisasi harga beras baik medium dan premium melalui distributor dan agen binaan di kab. Minut. Bulog juga memperkenalkan beras fortivit, beras bervitamin untuk mendukung program penanganan stunting di wilayah Minut. Bulog siap bekerjasama untuk mensupport program pemda Minut.” Ucap Eko usai pertemuan di ruangan kantor Bupati, Selasa (15/6) siang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.