Bupati Minut Joune Ganda Optimis Ikan Air Tawar Pokdakan Picu Pertumbuhan Ekonomi

oleh -318 Dilihat
oleh

PODIUMUTAMA-MINUT, Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut) , Joune Ganda, optimis Ikan Air Tawar hasil dari Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) mampu menjadi salah satu faktor pemicu pertumbuhan ekonomi meski ditengah hantaman pandemi covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Joune Ganda, disaat memanen ikan air tawar hasil dari Pokdakan Sehati, di Kelurahan Rap-Rap, Kecamatan Airmadidi, Rabu (11/08)

Dalam sambutannya, Bupati Joune memberikan apresiasi atas inovasi yang telah dikembangkan Pokdakan Sehati, menurutnya ada beberapa hal positif yang bisa dihasilkan dalam budidaya ini,

Bupati Minut, Joune Ganda Menarik Jaring Ikan Bersama Warga

“Selain dapat memberdayakan masyarakat, budidaya ikan air tawar ini juga dapat mendorong kembali ekonomi ditengah pandemi serta dapat mengembangkan potensi budidaya ikan tawar di Kabupaten Minahasa Utara,” terangnya.

Bupati Minut, Joune Ganda Memanen ikan air tawar hasil dari Pokdakan Sehati

Bupati Joune berharap, Pokdakan Sehati ini, menjadi contoh bagi kelompok-kelompok yang lain agar dapat mengoptimalkan potensi di daerah masing-masing.

Bupati Minut, Joune Ganda Berjalan Di tepi kolam Ikan

Bupati Joune yang didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Ir. Jan Sinaulan, ikut menjaring ikan dikolam air deras sebanyak 3,5 Ton sebagai tanda panen perdana Pokdakan SEHATI.

Bupati Minut, Joune Ganda saat Meninjau kolam ikan air tawar

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan ,Jan Sinaulan saat dikonfirmasi menjelaskan, ada keunggulan pembudidayaan ikan nila dikolam air deras.

Bupati Minut, Joune Ganda saat berbincang dengan ketua Pokdakan Sehati

“Dari laporan yang disampaikan ketua Pokdakan Sehati, keuntungan usaha ikan di kolam air deras hanya memerlukan waktu 3 bulan untuk panen, jika dibudidayakan di kolam air biasa memakan waktu sampai 4,5 bulan untuk dipanen,” ungkap Sinaulan kepada media ini

Selain itu, Pokdakan Sehati ini sudah bekerjasama dalam hal pemasaran dengan perusahaan yang ada di Ambon dan Maluku.

“Jadi hasil panen ikan nila langsung dipasarkan ke luar daerah, namun jika ada kelebihan panen maka akan dijual di pasar Airmadidi dan sekitarnya,” jelasnya.

Ketua Pokdakan Sehati Johan Noldy Awuy, mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran Bupati Joune Ganda dan jajaran serta dalam panen perdana tersebut.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.