Bupati Joune Ganda Hadiri Rakor DPSP, Fasilitas Kesehatan di Likupang Akan di Optimalkan

oleh -171 Dilihat
oleh

PODIUMUTAMA-MINUT, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tengah mengenjot potensi pariwisata. Upaya tersebut adalah dengan mengagungkan 5 destinasi pariwisata tanah air. Kabupaten Minahasa Utara (Minut) terlebih khusus Likupang masuk dalam Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP).

Guna memantapkan program tersebut, Bupati Minut Joune Ganda menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Dewan Pengarah Lima Destinasi Pariwisata Super Perioritas secara virtual yang diprogramkan oleh Menteri Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan.

Dewan Pengarah Lima Destinasi Pariwisata Super Perioritas secara virtual yang diprogramkan oleh Menteri Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan

Joune mengatakan, dalam rakor tersebut didapati beberapa permasalahan utama yakni belum maksimalnya fasilitas kesehatan, pemetaan yang berbasis sistem informasi

geografis, penataan utilitas, dan penyelenggaraan kegiatan kelas internasional.

“Tujuan utama adalah akselerasi pembangunan dan peningkatan kualitas di 5 DPSP, khususnya terkait fasilitas kesehatan, integrasi data berbasis sistem informasi geografis, dan ketersediaan infrastruktur,” kata Joune Ganda, Selasa (24/8).

Ditambahkannya, Indonesia akan menjadi tuan rumah G20 pada 2022 yang akan diselenggarakan di Bali dan 5 DPSP lainnya.

“Kegiatan G20 di Indonesia akan menjadi ajang penunjukan bagi peserta dan wisatawan terhadap destinasi pariwisata berkualitas yang bertumpu pada pelestarian lingkungan hidup, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pemuliaan nilai-nilai tradisional,” jelas Joune Ganda.

Menurutnya, ketersediaan layanan kesehatan yang memenuhi standar internasional menjadi salah satu amenitas vital untuk dimiliki oleh destinasi wisata. Hal ini semakin menjadi perhatian, terutama karena adanya pandemi Covid-19. Penerapan CHSE di berbagai destinasi wisata hingga kemudahan dalam mengakses fasilitas kesehatan menjadi salah satu pertimbangan utama bagi wisatawan.

“Untuk itu, ada beberapa hal utama yang perlu dilakukan peningkatan rumah sakit ke kelas A, peningkatan pelayanan puskesmas hingga ambulans dan laboratorium pemeriksaan PCR Covid-19, percepatan vaksinasi dengan total sasaran vaksin 4.216.204  orang dan sertifikasi CHSE di lokasi-lokasi pariwisata,” terang Joune Ganda.

Lebih lanjut Joune Ganda mengatakan, perkembangan fasilitas dan layanan kesehatan di DPSP Likupang dibahas secara detail. Jumlah RS 11, jumlah puskesmas 11, jumlah ICU 90 dan rata-rata akreditasi nasional 2.1/5.

“DPSP Likupang memiliki 8 rumah sakit yang tersebar di Kota Manado, kab. Minahasa Utara, Kab. Minahasa Kota Bitung, dan Kota Tomohon. Satu RS yang sudah berstandar internasional terletak cukup jauh dari Likupang yang memakan waktu 3 jam melalui perjalanan darat,” lanjut Joune Ganda.

Dirinya mengatakan, RS Sentra Medika di Minahasa Utara merupakan salah satu rumah sakit yang akan dipersiapkan untuk menjadi RS standar internasional. Selain itu, PT MPRD memiliki lahan yang dipersiapkan untuk pengembangan faskes di area KEK Likupang, perlu kerja sama dengan Kemenkes.

“Pemprov Sulut telah melakukan uji coba sistem rujukan dan hasil dari evaluasinya adalah perlu ditempatkannya tenaga kesehatan di pulau-pulau di sekitar Likupang yang menjadi destinasi wisata khususnya kegiatan menyelam,” tandas Joune Ganda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.