PODIUMUTAMA-MINUT, Langkah tepat dan terukur kembali diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut). Di bawah kepemimpinan Bupati Minut Joune Ganda, Pemkab Minut mengelar Gerakan Hari Nasional (Gernas) 1000 Startup Digital.

Joune Ganda pun mengungkap rasa syukur karena dapat bergabung dan menjadi bagian dari Gerakan Nasional 1000 Startup Digital yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

“Sebagai Bupati Minut, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi, karena acara yang melibatkan mahasiswa, anak-anak muda dan masyarakat Minut ini sangat penting guna menanamkan pola pikir solutif, pola pikir kewirausahaan, yang bertujuan untuk mengajak peserta membuat solusi teknologi terhadap permasalahan yang dihadapi daerah bahkan Bangsa Indonesia,” kata Joune Ganda yang juga kader terbaik partai berlambang banteng moncong putih (PDI-P), Selasa (24/8).

Joune menegaskan, Pemkab Minut mendukung penuh Gerakan Nasional 1000 Startup Digital ini, dan berkomitmen menjalin kolaborasi berkelanjutan dengan Kementerian Kominfo RI untuk mengembangkan talenta-talenta startup digital berkualitas di daerah. Tujuannya jelas, yakni mendorong terciptanya solusi digital untuk permasalahan lokal, sekaligus membangun ekosistem startup digital yang kolaboratif dan inklusif.

“Saya berharap dari Minut akan muncul founder-founder startup baru sebagai dukungan mewujudkan potensi Indonesia menjadi The Digital Energy of Asia,” harap Joune Ganda yang juga pengusaha muda berpotensi.

Ditambahkannya, Gernas 1000 startup digital adalah langkah awal untuk menciptakan masa depan ekonomi digital Indonesia yang akan mengubah nasib bangsa. Gerakan ini menciptakan banyak perusahaan rintisan yang berbasis digital dan sedang mentransformasi Indonesia menjadi negara maju dengan anak muda sebagai penggeraknya.

“Mengapa anak muda?, karena mereka sangat familiar dan cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Namun tidak menutup peluang bagi siapa saja yang berjiwa muda untuk terlibat di dalamnya,” tutur Joune Ganda.
“Anak muda dituntut untuk kritis dan sensitif mencermati persoalan. Dituntut menjadi agent of change. Memiliki jiwa dinamis, rasa ingin tahu yang besar dan terus belajar. Dengan demikian akan muncul ide-ide kreatif, inovatif, dan kongkrit sebagai solusi tepat mengatasi permasalahan yang ada,” sambung Joune Ganda.
Lebih lanjut, Minut adalah daerah dengan potesi sumber daya alam yang luar biasa. Keindahan Likupang telah menjadikan wilayah ini sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata, dan ditetapkan sebagai Destinasi Super Prioritas oleh Pemerintah Indonesia. Ditambah lagi potensi pertambangan (Tambang emas PT. MSM & TTN), dan agrikultur yang menjadi basis atau unggulan dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Pertanian Sub sektor tanaman pangan (padi dan jagung), sub sektor perkebunan (kelapa, pala, aren), sub sektor peternakan dan perikanan yang juga memiliki potensi untuk terus berkembang pesat. Dengan posisi strategis, berada di antara Kota Manado dan Kota Bitung, wilayah Minut menjadi sangat ideal bagi berkembangnya sektor industri.
“Potensi inilah yang perlu kita angkat, manfaatkan dan berpeluang untuk dibuatkan inovasi melalui startup digital. Potensi yang dimiliki Minahasa Utara adalah ladang besar untuk menggali, melahirkan ide-ide brilian dan inovatif bagi talenta startup digital untuk memajukan dan meningkatkan ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Joune Ganda.
Diharapkannya, road show gerakan nasional 1000 startup digital di Minut, mampu mendorong semangat dan menginspirasi anak muda, bahkan masyarakat untuk membangun potensi startup digital, menggerakkan ekosistem bisnis digital, dan meningkatkan jumlah kewirausahaan berbasis teknologi digital di Minut.
“Kita harus terus bermimpi, terus bergerak untuk menentukan masa depan bangsa dan daerah di era ekonomi digital, namun jangan melupakan kearifan lokal, tetap bawa identitas daerah di tengah pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi,” tandas Joune Ganda.






