PODIUMUTAMA-MINUT, Gerak cepat meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) ditunjukkan Bupati Minut Joune Ganda dan Wakil Bupati Minut Kevin William Lotulung. Hal ini pun membuat Kabupaten Minut mendapat perhatian khusus oleh Pemerintah Pusat dalam hal ini LKPP-RI, melalui Pilot Project pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa.
Teranyar, Rabu (25/8) LKPP-RI melalui Tim Assesor telah merampungkan penilaian terhadap standar Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Minut sehingga dinyatakan lulus dan naik level menjadi Standar Atas.
Menanggapi hal tersebut Joune Ganda mengatakan, ini membuktikan Pemerintah kabupaten (pemkab) Minut serius meningkatkan pelayanan publik.
“Ini adalah salah satu bentuk komitmen dari saya sebagai bupati dan pak Kevin Lotulung sebagai wakil bupati untuk meningkatkan pelayanan publik. Dimana sebelumnya standar LPSE Minut masih standar sedang, dan sekarang sudah naik level menjadi standar atas,” kata Joune Ganda, pada media ini.
Dilanjutkannya, Pemkab Minut juga harus memberikan pelayanan prima, guna menjaga kepercayaan semua pihak serta mewujudkan kepuasan pelayanan, baik itu kepada penyedia maupun non-penyedia.
“Pencapaian ini kami lakukan dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada, sehingga boleh selesai hanya dalam waktu satu bulan. Masih ada target lagi yang harus kami capai, untuk diselesaikan tahun ini” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Minut, Lidya Warouw mempertegas hal tersebut.
“Iya benar LPSE kabupaten Minut sudah naik level menjadi standar atas dan kami siap menunjang program Bapak Bupati dan Wakil Bupati, agar target selesai tahun ini,” tutur Warouw.






