PODIUMUTAMA-MINUT, Perilaku dari oknum hukum tua Desa Kaima, yang diduga dengan sengaja melanggar protokol kesehatan dan menyembunyikan status dari salah satu anggota keluarganya yang meninggal dunia, akibat terpapar virus positif covid-19, pun menuai komentar dari banyak pihak, diantaranya dari akademisi.
Akademisi UNIMA DR Meiske Rondonuwu saat dimintai tanggapan media ini, terkait hal tersebut, mengatakan bahwa apa yang sudah dilakukan oknum hukum tua tersebut
merupakan contoh yang tidak baik bagi masyarakat yang dipimpinnya, apalagi ditengah perjuangan pemerintah baik pusat dan daerah dalam memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.
“Katakanlah dengan sengaja menyembunyikan status dari keluarga yang telah berpulang dan ternyata terkonfirmasi positif covid-19, yang sudah terbukti dari hasil swab dua rumah sakit, Saya kira perilaku yang demikian menyimpang dan emosinya tidak stabil dalam menghadapi situasi pandemi ini. Bagaimana tidak, ditengah semangatnya pemerintah dan stakeholder berjuang dan berusaha memutus mata rantai penyebaran Covid-19, untuk menstabilkan perekonomian, ada saja oknum yang memberikan contoh yang tidak baik, tentunya merugikan banyak pihak termasuk masyarakat sekitar”tegas Rondonuwu kepada media ini, Selasa (12/10).
Ditambahkan Rondonuwu, melihat tindakan yang dilakukan oleh oknum ini, sangat disayangkan, oknum hukum tua yang harusnya menjadi teladan, apalagi melekat tugas sebagai ketua satuan gugus tugas covid-19 ditingkat desa, terkesan tidak kooperatif tanpa alasan dan ini merupakan pelanggaran.
“Usaha bersama pemerintah dan masyarakat untuk mengakhiri pandemi berkepanjangan ini merupakan tindakan yg sangat urgen, demi pemulihan ekonomi” tukasnya.








