PODIUMUTAMA-MINUT, Menyiapkan beragam fasilitas bagi kesejahteraan masyarakat terus digencarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut). Walupun ditengah pandemi Covid-19, Gubernur Olly Dondokambey terus bergerak melaksanakan pembangunan rumah ibadah bagi masyarakat Bumi Nyiur Melambai.
Kehadiran 108 Rupang Big Buddha di Viara Arama Rumah Kesadaran, Desa Kolongan, Kecamatan Mapanget, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) melukis sejarah baru bagi Indonesia terlebih khusus di tanah Toar-Lumimuut.
Hal ini pun juga, berpotensi meningkatkan ekonomi masyarakat karena bisa menarik jutaan turis Asia Timur.
Terpantau, disamping 108 Rupang ini akan dibangun bangunan Vihara dengan patung Buddha tertinggi di Indonesia. Tingginya 25 meter.
Olly Dondokambey mengatakan, tempat ini di masa datang berpotensi menghadirkan jutaan turis dari Asia Timur, tempat negara-negara ekonomi maju dan penduduk beragama Buddha terbanyak. Turis bisa ziarah. Juga menyelami kerukunan umat beragama di Sulut yang sudah mendunia.
“Ini adalah objek wisata sejarah, juga wisata kerukunan.Warga beragama Buddha di Sulut hanya sedikit tapi bisa dibangun patung Buddha terbanyak dan tertinggi di Indonesia. Ini yang pertama di Indonesia,” kata Gubernur Olly, Kamis (18/11), usai meletakkan batu pertama di lokasi tersebut.
Olly Dondokambey juga berharap tempat tersebut dapat menjadi lokasi wisata Buddha terbesar di Indonesia setelah Candi Borobudur.
“Semoga ini dapat menjadi lokasi wisata yang mendatangkan turis,” tandas Gubernur Olly.
Sementara itu, Ketua Pengurus Vihara Herdy Manayang mengatakan, pembangunan patung direncanakan rampung tahun depan. Patung tersebut mencerminkan filosofi Buddha. Dari kepala, posisi tangan hingga badan. Membuatnya butuh keahlian khusus.
“Kami berdayakan tenaga lokal, juga ada ahli dari Jakarta, bentuknya mengikuti patung Buddha di Thailand,” katanya.
Awalnya patung itu akan diberdayakan untuk kepentingan ibadah ziarah. Tapi terbuka juga kemungkinan jadi objek wisata rohani.
“Kami sangat terbuka jika ini dapat menopang DPSP Likupang. Patung itu juga berpotensi mendatangkan turis asal Asia Timur,” tandasnya.(*)








