PODIUMUTAMA-MINAHASA, Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara (Sulut) dibawah kepemimpinan Febry Dien bersama Komisi Pelayanan Anak (KPA) SINODE GMIM membekali puluhan enci sekolah minggu (guru sekolah minggu) yang berprofesi sebagai guru sekolah dengan menggelar Pelatihan, pengelolaan, dan pemanfaat TIK dalam pembelajaran : Platform Merdeka Mengajar, yang dilaksanakan di Aula BPMP Sulut, Rabu (24/08/2022).

Dalam kesempatan tersebut Kepala BPMP Sulut Febry Dien mengatakan sebagai guru peningkatan kompetensi adalah hal yang mutlak, sebagai seorang guru sekolah yang juga seorang pelayanan gereja dengan menjadi guru sekolah minggu bukanlah hal yang mudah.
“Jadi dengan mengikuti pelatihan ini sebagai guru dan guru sekolah minggu, ini merupakan masukan bagaimana cara mengajar di era ini, era modern, digitalisasi, termasuk guru sekolah minggu kita tidak boleh ketinggalan, karna dunia pendidikan setiap saat selalu berkembang” kata Febry Dien yang didampingi Kasubag Tata Usaha LPMP Sulut Deisy Sampul.
Ditambahkan Dien, menjadi guru sekolah minggu di lingkungan gereja dan jemaat merupakan panggilan iman, dimana guru sekolah minggu menjadi salah satu penentu pembentukan karakter anak.
“Jadi saat mengajar di sekolah minggu, materi-materi yang diberikan selain mengacu dari ajaran Alkitab juga memperhatikan perkembangan yang ada di dunia pendidikan, harapannya dengan digelar pelatihan ini menjadi bekal, dan menambah wawasan dari para guru “tukasnya
Diketahui turut hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua KPA SINODE GMIM Penatua Michael Mait, Ketua Dharma Wanita BPMP Sulut Ny.Dien, para pengajar serta undangan lainnya.






