PODIUMUTAMA-MINUT, Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda kembali mengingatkan kepada ratusan calon hukum tua yang akan bertarung pada pemilihan hukum tua pada akhir September ini, untuk bersama-sama menjaga keamanan, dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, perbedaan pilihan, kalah dan menang juga merupakan hal yang biasa. Namun situasi yang aman merupakan suatu keharusan, karna kekacauan tidak menguntungkan siapapun.

“Menjadi Hukum Tua adalah pemberian diri untuk melayani masyarakat, untuk membangun Desa. Silahkan berkompetisi dengan sehat, gunakan rambu-rambu yang seharusnya, bersama-sama kita bergandengan tangan, bekerja sama dan berkarya untuk Minahasa Utara hebat” kata Bupati Joune Ganda dihadapan ratusan calon hukum tua saat deklarasi damai di Pendopo Kantor Bupati, Senin (12/09/2022).

“Mari bersama-sama kita jaga keamanan dalam menjalani setiap tahapan calon Hukum Tua agar tidak terjadi konflik yang berlebihan. Saya juga ingin mengingatkan bahwa Covid-19 masih ada ditengah-tengah kita, jadi kita tetap harus waspada,” sambungnya.

Sebelumnya, Kapolres Minut AKBP Bambang Yudi Wibowo SIK mengingatkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama tahapan Pilhut agar tetap kondusif.

“Silahkan berkompetisi dengan sehat, melakukan kegiatan pemilihan Hukum Tua dengan baik, jaga persaudaraan. Berbeda pendapat itu biasa, tapi tetap satu tujuan untuk kemajuan dan membangun Desa yang kita cintai,” kata Kapolres Bambang.

Sementara itu, Kadis Sosial PMD Minut Alpret Pusungulaa MAP menyampaikan bahwa Deklarasi Damai ini bertujuan untuk memfasilitasi para calon Kumtua untuk sepakat dan berkomitmen dalam mengikuti tahapan Pilhut dengan baik, aman dan damai.

Turut hadir dalam Deklarasi Damai tersebut, Wakil Bupati Minut Kevin Lotulung, jajaran Forkopimda Minut, Sekda Minut Rivino Dondokambey, para Camat, para Kumtua, BPD dan para Panitia Pilhut serta para calon hukum tua.







