Bupati Minut Joune Ganda Sebut Kehadiran Bendungan Kuwil Memberikan Banyak Manfaat

oleh -284 Dilihat

PODIUMUTAMA-MINUT, Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda mengatakan kehadiran bendungan kuwil memberikan banyak manfaat bagi masyarakat di Minut.

Hal tersebut diungkapkan orang nomor satu di Tanah Tonsea itu, usai menghadiri kegiatan pengisian awal waduk (impounding) di Bendungan Kuwil

Kawangkoan, Jumat (25/11/2022) di Desa Kuwil dan Desa Kawangkoan Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Ini merupakan hal yang luar biasa bagi pemerintah dan khususnya masyarakat di kabupaten Minut. Kehadiran waduk kuwil ini banyak sekali manfaatnya, selain adanya investasi dari pemerintah pusat yang begitu besar hampir dua triliun rupiah, itu bisa menaikan perekonomian masyarakat,” ucap bupati berlatarbelakang pengusaha sukse ini.

“Apalagi setelah bendungan ini sudah difungsikan aktif, tentunya ada objek wisata, pemanfaatan air dan juga untuk pembangkit listrik sehingga ini betul-betul sangat bermanfaat bagi masyarakat. Intinya kita bersyukur dengan hadirnya bendungan kuwil ini,” sambungnya.

Sebelumnya, Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) I, Kabalai I Komang Sudana, mengatakan tengah mempersiapkan rencana tanggap darurat ketika Bendungan Kuwil-Kawangkoan di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara sudah beroperasi.

“Rencana tanggap darurat sangat penting kita persiapkan mengingat bendungan ini menampung volume air yang cukup besar,” kata Kepala BWSS I, I Komang Sudana.

Secara teknis, kata dia, bendungan dengan luas lahan genangan sekitar 157 hektare itu, mampu menampung volume air sebesar 26,8 juta meter kubik sehingga informasi-informasi penting terkait dengan bendungan ini perlu menjadi perhatian bersama.

“Karena bendungan ini begitu besar maka kita harus memperhatikan juga dampak-dampaknya. Ketika kedatangan banjir yang melebihi debit, kita bersama-sama sudah mengantisipasinya,” kata dia.

Dia mengatakan ketika ada informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tentang prakiraan curah hujan yang cukup tinggi, maka sudah harus dipersiapkan pola operasi bendungan.

“Begitu debit yang turun cukup besar ada pintu bendungan. Dan ketika debit air tidak cukup ditampung bendungan, maka ada spill way (pelimpah) yang akan melimpahkan air yang berlebihan di bendungan,” katanya.

Jika bangunan pelimpah tidak cukup menampung, katanya, bisa dilakukan pembukaan pintu bendungan.

Hanya saja, menurutnya, untuk membuka pintu bendungan harus dilaporkan ke gubernur, kapolda, pangdam, BNPB, Basarnas bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Oleh karena itu, kata Komang, sebelum dilakukan pengisian awal bendungan, para pemangku kepentingan di daerah diberikan sosialisasi sebagai tindak lanjut dari kebijakan-kebijakan pola operasi bendungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.