Penggantian Jembatan Sosongian Minsel Belum Tuntas di Akhir Desember 2022, Ternyata Ini Penyebabnya

oleh -226 Dilihat
oleh

PODIUMUTAMA-MANADO, Penggantian jembatan Sosongian di Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) belum tuntas pada 31 Desember 2022 sesuai target yang diharapkan.

Proyek yang dianggarkan sebesar Rp. 18 milyar melalui Kementerian PUPR tersebut saat ini belum bisa dimanfaatkan akibat terkendala masalah pembebasan lahan.

Dari informasi yang diperoleh wartawan pembebasan lahan oleh pemerintah kabupaten Minahasa Selatan baru dituntaskan pada Desember 2022.

Permasalahan tersebut ikut berimbas pada kinerja pihak ketiga yang harus menanggung resiko dikenakan sanksi kerja dimasa denda untuk menyelesaikan pekerjaan konstruksi tersebut.

“Memang dari awal Pemkab Minsel sudah memberikan jaminan bahwa lokasi pembangunan revitalisasi Jembatan Sosongian tidak ada masalah, namun tiba – tiba timbul masalah bahwa salah satu lahan di lokasi tersebut belum beres, pemilik lahan menuntut ganti rugi, ” ungkap salah satu sumber kepada wartawan.

Sementara itu Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasiona (BPJN) Sulut Hendro Satrio saat dikonfirmasi mengakui menghadapi kendala yang dalam penyelesaian proyek Penggantian Jembatan Sosongian, salah satunya terkait masalah pembebasan lahan.

” Iya karena proses pembebasan lahan untuk opritnya baru bebas, maka kerjaannya jadi terlambat, informasi awal dari Pemkab Minsel katanya semua lahannya udah bebas, tapi ternyata ada 1 bidang yang baru bebas beberapa minggu yang lalu. ” jelas Hendro kepada wartawan di ruang kerjanya Selasa, (03/01/2023)

Namun demikian kata Hendro, persoalan tersebut kini sudah tuntas sehingga ia optimis pihak pelaksana akan menuntaskan proyek Penggantian jembatan Sosongian secepatnya.

” Saat ini kami konsentrasi menyelesaikan penggantian jembatan Sosongian, mudah – mudahan dalam waktu tidak terlalu lama sudah tuntas dan bisa dimanfaatkan masyarakat.” ucapnya.

Diketahui kondisi existing jembatan Sosongian yang berada di jalur trans Sulawesi sebelumnya hanya memiliki lebar 9 meter hanya untuk 2 lajur, sementara ruas jalan tersebut memiliki 4 lajur sehingga terjadi penyempitan di dua sisi.

Namun dengan adanya penggantian jembatan Sosongian nantinya akan memiliki lebar 15 meter sehingga bisa mengakomodir 4 lajur bagi pengguna kendaraan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.