Indeks Ketahanan Pangan Minut Tertinggi se-Sulut, Bupati Joune Ganda : Ini Lompatan Luar Biasa

oleh -235 Dilihat
Kompleks perkantoran di Minahasa Utara yang sejuk karna dikelilingi pepohonan.

PODIUMUTAMA-MINUT, Berdasarkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas), dari 11 kabupaten yang berada di Provinsi Sulawesi Utara, Kabupaten Minahasa Utara memiliki ketahanan pangan tertinggi.

Dimana, Kabupaten Minahasa Utara meraih skor 83,69 pada 2021 dan paling tinggi di antara kabupaten-kabupaten lainnya.

Bapanas menilai Kabupaten Minahasa Utara meraih skor tinggi karena beberapa faktor, salah satunya distribusi air bersih yang tergolong sangat baik.

Pada 2021, persentase rumah tangga tanpa akses air bersih di Minahasa Utara hanya 11,75%, sedangkan di kabupaten-kabupaten tetangganya berkisar antara 19% sampai 54%.

Mengacu pada UU No. 18 Tahun 2012, ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan perseorangan, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau, serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif secara berkelanjutan.

Hal ini sebagai bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Minut senantiasa terus berkomitmen untuk memperkuat ketahanan pangan sehingga diharapkan tersedianya sumber daya manusia yang sehat, aktif dan produktif, serta berdaya saing sesuai amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

Bupati Minut Joune Ganda pun menanggapi baik terkait data Bapanas tersebut. Ia mengatakan bahwa Ini lompatan luar biasa, Ketahanan Pangan Minut melesat naik dan yang paling tertinggi di 11 Kabupaten se Sulut.

“Ini adalah buah hasil dari seluruh stakeholder, baik yang berada dalam Internal Pemkab maupun eksternal yakni Masyarakat,” Kata JG.

Bupati juga mengatakan agar kita terus bekerja dan Pahami tupoksi dan saling bersinergi satu sama lain.

“Terus memiliki peran strategis dalam mengukur capaian pembangunan ketahanan pangan di Minut, juga mengukur kinerja daerah dalam memenuhi urusan wajib pemerintah, dan merupakan salah satu alat dalam menentukan prioritas pembangunan dan prioritas intervensi program,” Ungkap Bupati Minut Joune Ganda.

Terlepas dari itu semua, Bupati Minut Joune Ganda lantas tidak berpuas diri dengan hasil ini, Melainkan jadi pemicu untuk lebih giat lagi.

“Terus berkomitmen untuk mewujudkan ketahanan pangan di Minut yang lebih memadai lagi,” Pungkas Bupati yang belum lama ini mendapat Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Joko Widodo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.