Pemkab Minut Dipimpin Bupati Joune Ganda, Raih Juara Nasional Purchasing Award 2023

oleh -251 Dilihat
Piagam penghargaan dan tropy atas capaian ini diserahkan langsung oleh Kepala LKPP RI Hendrar Prihadi dan diterima langsung Bupati Minut Joune Ganda//PODIUMUTAMA.COM

PODIUMUTAMA-MINUT, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Pemkab Minut) dibawah komando Bupati Minut Joune Ganda berhasil melakukan terobosan dalam Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) yaitu lewat sistem e-Purchasing.


Dimana sistem ini mengharuskan seluruh tata cara pembelian barang atau jasa melalui sistem e-katalog yang dalam penerapannya mendapat masukan secara berkala oleh LKPP.

Kerja keras tersebut mendapat apresiasi luar biasa dari LKPP, dimana dalam proses penilaian, menetapkan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara meraih peringkat 3 e-Purchasing Award 2023 klaster Pemerintah Kabupaten se-Indonesia


Piagam penghargaan dan tropy atas capaian ini diserahkan langsung oleh Kepala LKPP RI Hendrar Prihadi dan diterima langsung Bupati Minut Joune Ganda, didampingi oleh Sekda Minut Novly Wowiling, Selasa (29/8/2023) di Jakarta.


Turut hadir saat itu Deputi Bidang Pengadaan Transformasi Digital, Yulianto Prihhandoyo, Deputi Bidang Pengembangan Dan Pembinaan Sumber Daya Manusia, Sutan Suangkupon Lubis serta Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Minut Lidya Warouw.

“Yang pertama bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dan pada kesempatan yang berbahagia ini, saya atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Minut menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya, kepada Kepala LKPP RI beserta jajarannya yang sudah banyak memberikan pendampingan dan bimbingan kepada kami, sehingga Kabupaten Minahasa Utara masuk dalam 3 besar e-purchasing award Kategori Persentase Transaksi e-Purchasing terbesar ketiga terhadap RUP Tahun 2023, Klaster Pemerintah Daerah Kabupaten,” kata Bupati Joune Ganda.

Ia menambahkan, sejak kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Kevin William Lotulung pada tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara sudah melakukan pembenahan pada pengadaan barang dan jasa, dan akan terus melakukan pembenahan, sesuai core values ASN BerAKHLAK,
pada Indikator “BERORIENTASI PELAYANAN” yaitu Melakukan
Perbaikan Tiada Henti.

Lanjutnya, penghargaan ini menggambarkan cerminan kinerja organisasi pemerintah sehingga kontribusi setiap individu pegawai, masyarakat dan alat ukur capaian harus selalu dikejar dan dipertahankan, bahkan ditingkatkan.

“Yang pasti, Ke depan, kami akan membuat regulasi daerah untuk lebih memprioritaskan pemanfaatan e-katalog lokal bagi para pelaku usaha lokal yang ada di Kabupaten Minahasa Utara supaya ini bisa mendongkrak perekonomian lokal Kabupaten Minahasa Utara,” tutup Joune Ganda.

Sebelumnya, penerapan E-Katalog, Minahasa Utara (Minut) mendapat apresiasi langsung dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal ini disampaikan secara langsung oleh Direktur Koordinasi Supervisi (Korsup) Pencegahan Korupsi Wilayah IV KPK, Wahyudi, dalam Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Wilayah Sulawesi Utara, yang dilaksanakan Kamis, (27/7/2023) di Gedung Mapalus Kantor Gubernur Sulut.

Menurut Wahyudi, Penerapan e-Katalog dalam sistem keuangan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara sudah sangat baik. Bahkan secara gamblang, disebut sebagai juara nasional penerapan e-katalog.

“Untuk Sulawesi Utara, coba lihat e-Katalog Pemda Minahasa Utara yang pencapaian sudah juara nasional,” ujar Wahyudi, yang disambut tepuk tangan para kepala daerah dari lima belas kabupaten/kota, DPRD dan Forkopimda yang hadir dalam rapat tersebut.

“Soalnya e-Katalog untuk salah satu tujuannya untuk memfasilitasi UMKM agar mampu bersaing. Persaingannya lebih sehat di e-katalog, karena lebih terbuka. Dengan banyak tawaran, pemerintah tinggal melihat mana yang kualitasnya baik, mana yang harganya lebih murah dan ujung-ujungnya dapat digunakan untuk pembangunan,” ujar Wahyudi.

Wahyudi menekankan, pentingnya penggunaan e-katalog, untuk semakin meningkatkan transparansi pengadaan barang dan jasa yang lebih baik.

Ia juga menyoroti kepala daerah yang masih enggan memaksimalkan penggunaan e-katalog.

“Harus ada inisiatif kepala daerah. Setelah Minahasa Utara diharapkan kabupaten dan kota lainnya juga ikut melakukan hal yang sama. Apalagi pemda yang lain yang secara infrastruktur harusnya sudah memadai,” pesan Wahyudi.(*/VM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.