Said Aqil Heran KPK Periksa Cak Imin: Kenapa Enggak Kemarin-kemarin?

oleh -218 Dilihat
Foto: istimewa


PODIUMUTAMA-JAKARTA,
Mantan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siraj mempertanyakan langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru memeriksa Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai saksi dugaan kasus korupsi di Kemenaker menjelang Pilpres 2024.

“Kenapa sekarang? Kenapa enggak kemarin-kemarin?” tanya Said ketika ditemui di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Kamis (8/9).

Said bersepakat bila pemanggilan Cak Imin sarat dengan nuansa politisasi hukum lantaran jelang Pemilu. Baginya, anak sekolah dasar pun sudah memahami tindakan tersebut.

“Anak SD juga paham. Anak SD paham. Iya iya,” kata Said ketika ditanyakan apakah pemanggilan Cak Imin bernuansa politisasi hukum.

Ketika ditanyakan soal pasangan Anies-Cak Ini, Said tak menjawabnya secara lugas. Ia hanya berdoa supaya capres yang menang mendapat rida dari Allah SWT.

“Cuma berdoa mudah-mudahan, mudah-mudahan yang menang yang diridai Allah,” kata Said.

Cak Imin telah diperiksa oleh KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kasus dugaan korupsi sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans) tahun 2012 pada Kamis (7/9) kemarin.

Ketika ditanyakan soal pasangan Anies-Cak Ini, Said tak menjawabnya secara lugas. Ia hanya berdoa supaya capres yang menang mendapat rida dari Allah SWT.

“Cuma berdoa mudah-mudahan, mudah-mudahan yang menang yang diridai Allah,” kata Said.

Cak Imin telah diperiksa oleh KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kasus dugaan korupsi sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemnakertrans) tahun 2012 pada Kamis (7/9) kemarin.

Cak Imin telah dideklarasikan sebagai cawapres Anies Baswedan di Hotel Majapahit, Surabaya, Jawa Timur pada Sabtu pekan lalu. Pasangan ini didukung oleh NasDem dan PKB.(sumber : cnnindonesia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.