Pilkada Minut 2024, Ini Kata Direktur Charta Politika Untuk Pasangan Joune Ganda – Kevin Lotulung

oleh -811 Dilihat
Foto: Joune Ganda-Kevin Lotulung. (Insert: Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya).

PODIUMUTAMA-MINUT, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 mulai bergulir. Tahapan demi tahapan telah dan sementara dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum. Sementara itu, partai politik pun telah dan sementara menyusun strategi untuk meraih kemenangan pada Pilkada Serentak tahun 2024 ini.

Menelisik di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Provinsi Sulawesi Utara. Kader-kader potensial mulai bermunculan. Menandakan masyarakat sudah mulai melihat dan mempertimbangkan siapa yang nanti akan menjadi Bupati di daerah Tumatenden ini.

Dari partai pemenang Pemilu 2024 yakni PDI Perjuangan, ada Joune Ganda dan Kevin William Lotulung (JGKWL) yang kembali dipasangkan dalam kontestasi ini. Incumbent yang saat ini menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati ini dianggap PDI Perjuangan masih sangat berpotensi untuk kembali menang. Track record, kapasitas serta kapabilitas keduanya sudah terbukti dengan banyaknya perubahan positif yang terjadi di Minahasa Utara. Pembangunan bahkan Minahasa Utara menjadi salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas mengantarkan JGKWL beroleh banyak penghargaan.

Di sis sosial JGKWL terus melakukan terobosan untuk membantu masyarakat. Kesehatan dan infrastruktur pun terus dibenahi sehingga Minahasa Utara terlihat lebih maju saat ini.

Kader lainnya pun juga mulai mencari simpati masyarakat. Terpantau, ada mantan Bupati Minahasa Utara Sompie Singal yang digadang-gadang akan masuk juga dalam Bursa Pilkada Minut 2024.

Sama seperti Melky Pangemanan, Sompie juga telah mendaftarkan diri di beberapa parati politik untuk menjadi kendaraan politik mereka. Namun demikian, Semuanya merupakan kader terbaik Minahasa Utara.

Melihat fenomena yang ada di Minahasa Utara ini, Charta Politika yang merupakan lembaga konsultan politik dan juga sebagai lembaga survei nasional mengungkapkan pandangannya terkait Pilkada Minahasa Utara 2024 ini. Dirinya menegaskan bahwa pihaknya sangat mengamati perkembangan dan geliat pembangunan. Tak hanya itu, dinamika politik pun juga diamati oleh lembaga tersebut.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya disela-sela Rakernas V PDI Perjuangan di Jakarta, Sabtu (25/5/2024).

Yunarto mengatakan, pada dasarnya semua Pilkada, ketika masih ingin maju kembali, ini artinya bukan sebuah kompetisi tapi mengevaluasi kinerja incumbent.

Dia mengatakan sangat senang melihat perkembangan yang ada di Kabupaten Minahasa Utara dibawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda, dimana sebelumnya daerah ini sering masuk dalam isu-isu atau rumor-rumor negatif.

” Informasi yang saya dapatkan, Kabupaten Minahasa Utara menjadi kampanye terbaik di 2024, setahu saya itu belum pernah terjadi pada pemerintahan sebelumnya. Bahkan lompatan dan capaian prestasi ini tidak ditunjukan Pemkab dan Pemkot lain di Sulut.” ujarnya.

Dia menjelaskan, jika memang modal dasarnya adalah kekuasaan publik yang sangat tinggi, maka partai-partai mungkin akan berpikir untuk ikut dalam barisan incumbent untuk tetap bisa meneruskan keberlanjutan.

” Harus diingat bahwa dalam Pilkada ada kompetisi yang berbeda dengan level nasional, masing-masing partai akan melihat persahabatan, kolaborasi yang sudah terbangun dalam membangun daerahnya termasuk Minahasa Utara. Jadi bagi saya ada makna tersendiri oleh partai-partai, baik itu dari partai 01, 02 ataupun 03″katanya.

Lebih jauh Yunarto menuturkan, survey yang dilakukan oleh charta politika beberapa kali jelang Pilkada 2020 silam, nama Joune Ganda dan Kevin William ini sedikit sekali angkanya untuk tidak dikenal dibanding rivalnya pada saat itu.

” Saat berkali-kali Charta Politika melakukan survey kala itu hasilnya jauh dibawah harapan, namun secara luar biasa putra daerah yang sukses di Jakarta dan kembali lagi yang memiliki kerinduan dan komitmen membangun kampung halamannya akhirnya menang telak atas dua pasangan calon lainnya,” Kenang Yunarto flash back Pilkada 2020 kemarin.

Untuk itu mantan Banker Citi Bank Indonesia itu mengatakan, memasuki akhir jabatannya berdasarkan data dan fakta yang dia baca media massa terkait hal-hal kualitatif, berkat daya dorong dan kerja keras duet JGKWL Kabupaten Minahasa Utara akan menjadi Kabupaten terbaik di Sulawesi Utara.

” Melihat prestasi dan capaian kinerja secara kualitatif yang terpampang secara nyata yang didukung data yang ada, maka saya meyakini harusnya dalam konteks ini, pasangan kader terbaik PDI Perjuangan di Minut ini berpeluang besar untuk bisa menang paling tidak diatas 50%, siapapun lawannya,” Tandasnya dengan optimis.

Diketahui, pada pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020 kemarin, Pasangan JGKWL menang dengan angka 69.633 suara melampaui Sompie Singal dan Joppi Lengkong dengan perolehan suara 31.763 suara. Sedangkan Shintia Gelly Rumumpe-Netty Agnes Pantow hanya meraih suara 19.991 dan finish di urutan ketiga. (OSM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.