UCLG ASPAC, Kelapa Varietas Jingga Ganda Curi Perhatian Delegasi Vietnam

oleh -554 Dilihat

PODIUMUTAMA-MINUT, Masih seputar pelaksanaan event internasional UCLG ASPAK yang digelar di salah satu hotel berbintang di Likupang Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Rabu (05/06/24).

Dalam rapat sesi kedua bersama anggota UCLG ASPAK dan delegasi dari Vietnam. Bupati Minut Joune Ganda memaparkan potensi komoditas kelapa, khususnya kelapa varietas Jingga Ganda yang menjadi salah satu komoditas unggulan di Minahasa Utara.

Dalam forum tersebut, Bupati Joune Ganda menguraikan keunggulan dan potensi yang dimiliki oleh kelapa jenis Varietas Jingga Ganda. Ia menjelaskan nilai ekonomis tinggi yang terkandung dalam komoditas ini serta peran pentingnya dalam meningkatkan perekonomian daerah.

Bupati Joune Ganda berharap bahwa rapat ini akan membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara Minahasa Utara dan Vietnam, terutama dalam bidang pertukaran teknologi dan pengetahuan di sektor pertanian,

“Dengan kolaborasi antara kedua belah pihak, diharapkan potensi komoditas kelapa Varietas Jingga Ganda di Minahasa Utara dapat terus berkembang, sehingga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal” ucap Bupati Joune Ganda.

Sementara itu, Wakil Bupati Kevin Lotulung menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mengembangkan komoditas kelapa ini melalui program dan kebijakan yang mendukung para petani lokal.

“Langkah-langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memajukan sektor pertanian, khususnya dalam pengembangan kelapa jenis Jingga Ganda, yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomis yang signifikan bagi masyarakat setempat” kata Wakil Bupati Kevin Lotulung.

Kelapa Jingga Ganda mencuri perhatian delagasi dari Vietnam, mereka memberikan apresiasi atas potensi besar Minahasa Utara dalam sektor komoditas kelapa, dan pengembangan Varietas Jingga Ganda.

Mereka juga berbagi pengalaman dan strategi dalam pengembangan industri kelapa di negara mereka, menjadi inspirasi bagi pemerintah dan petani di Minahasa Utara. Hal ini menunjukkan pentingnya kerjasama lintas negara dalam pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sektor pertanian.

“Kerjasama seperti ini juga dapat memperkuat hubungan antar negara dan memperluas jaringan kerjasama di bidang pertanian. Dengan saling berbagi pengetahuan dan pengalaman, baik Vietnam maupun Minahasa Utara dapat saling mendukung dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada dalam industri kelapa. Hal ini mencerminkan semangat kolaborasi dan solidaritas internasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat, “ucap Delegasi dari Vietnam.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara mengucapkan terima kasih kepada anggota UCLG ASPAC dan delegasi Vietnam atas partisipasi dalam diskusi yang konstruktif.

Keduanya berharap kerja sama yang terjalin dapat terus berlanjut, sehingga dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi sektor pertanian di kedua daerah.(*/OSM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.