PODIUMUTAMA-MINUT, Soal anggaran pendidikan dan kesehatan di Kabupaten Minahasa Utara, Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Nomor Urut 1 Melky Jakhin Pangemanan- Christian Kamagi (MJP-CK) dinilai tidak cukup menguasai data terkini.
Demikian pendapat Pemerhati Sosial Kemayarakatan Minut, Joppie Worek dalam wawancaranya bersama sejumlah jurnalis, Sabtu (23/11/2024).
“MJP CK kurang menguasai data kekinian Minut terkait anggaran kesehatan dan pendidikan,” kata Worek.
Dijelaskannya, dalam pernyataan penutup debat kedua MJP CK antara lain mengatakan, “MJP CK berkomitmen menganggarkan 20 % untuk pendidikan dan 10 % untuk kesehatan sesuai dengan mandatory spending (belanja wajib-red),” ucap Calon Wakil Bupati Christian Kamagi.
Pernyataan MJP CK menganggarkan pendidikan 20 % dan kesehatan 10 % justru lebih rendah dari capaian atau realisasi anggaran yang telah diraih pemerintahan JG KWL di sektor kesehatan dan pendidikan. “Komitmen mereka (MJP CK-red) jauh dibawah capaian JG KWL. Artinya juga komitmen MJP CK masih remdah,” kata Joppie.
Sesuai data yang terkonfirmasi di Badan Keuangan dan Aset Daerah Pemkab Minut, tahun 2023 Pemerintahan JG KWL telah merealisasikan anggaran pendidikan sebesar Rp.270.538.021.609 atau 22,77 % dari pagu anggaran belanja daerah atau lebih 2,77 % dari ketentuan belanja wajib (mandatory spending).
Di sektor kesehatan, justru jauh melampau belanja wajib. Pemerintahan JG KWL justru berhasil meningkatkan belanja kesehatan mencapai Rp. 226. 757.325.569 atau 24,25 % dari pagu anggaran belanja daerah. Angka ini jauh melebihi mandatory spending bidang kesehatan sebesar 10 %. “Luar biasa komitmen anggaran kesehatan JG KWL 14,25 % melebihi mandatory spending 10 %,” tambahnya lagi.
Mengacu pada komitmen anggaran 10 % bidang kesehatan yang disampaikan MJP CK, mereka justru akan memangkas 14,25 % belanja kesehatan yang sudah dicapai pemerintahan JG KWL,
Demikian pula di sektor pendidikan MJP CK akan menurunkan hanya 20 % persen anggaran dari 22,77 % yang ditelah dicapai JG KWL. “Sebab MJP CK hanya berkomitmen 20 % anggaran belanja pendidikan,” kata Worek.
Dalam beberapa kesempatan, JG KWL selalu menyatakan, Pendidikan dan Kesehatan sejak awal menjadi prioritas. “Kesehatan dan Pendidikan akan tetap jadi prioritas pembangunan, caranya dengan terus meningkatkan fasilitasi anggaran,” ucap Joune Ganda di beberapa kesempatan kampanye.(*/OSM)








