Podiumutama, MINUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) menggelar Diseminasi Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Daerah (RIPJ-PID) Tahun 2025–2029 di Atrium Kantor Bupati, Senin (8/9/2025).
Kegiatan ini dibuka oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. Allan Mingkid, yang hadir mewakili Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda. Bertindak sebagai narasumber utama, hadir Dr. Magdalena Wulur, SE., MAP.

Dalam laporan kegiatan, Kepala BRIDA Minut Lidia Warouw menyampaikan bahwa penyusunan RIPJ-PID merupakan bagian dari upaya Pemkab Minut untuk mendorong pembangunan yang lebih terarah, berkelanjutan, dan berbasis inovasi.
“RIPJ-PID menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pembangunan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Minahasa Utara,” ujar Warouw.

Dokumen RIPJ-PID 2025–2029 ini disusun berdasarkan sejumlah regulasi penting, antara lain Perpres Nomor 78 Tahun 2021, Permendagri Nomor 9 Tahun 2014, Peraturan BRIN Nomor 5 Tahun 2023, Peraturan Bupati Minut Nomor 11 Tahun 2025, serta Keputusan Bupati Minut Nomor 138 Tahun 2025.

RIPJ-PID Minut tidak hanya menjadi pedoman arah kebijakan riset dan inovasi daerah, tetapi juga memuat strategi pengembangan produk unggulan lokal, penguatan potensi daerah, dan peningkatan daya saing masyarakat berdasarkan kebutuhan nyata.
Asisten II Allan Mingkid dalam sambutannya menegaskan bahwa diseminasi ini merupakan langkah penting untuk menyebarluaskan pemahaman kepada seluruh pemangku kepentingan.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan bahwa pemerintah daerah, pelaku riset, akademisi, dan masyarakat memiliki visi yang sama dalam menjadikan riset dan inovasi sebagai pilar pembangunan Minahasa Utara yang lebih maju,” tegas Mingkid.
Kegiatan diseminasi ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antar-stakeholder dalam membangun Minahasa Utara berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi, menuju pembangunan yang lebih berkelanjutan.






