Pelatihan Artikel Ilmiah: Langkah Unima Asah Kompetensi Guru SMP Negeri 6 Tondano

oleh -886 Dilihat
Foto bersama tim PKM Unima dan guru-guru SMP Negeri 6 Tondano

 

Podiumutama.com, Tondano (18 September 2025) — Universitas Negeri Manado (Unima) melalui tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) menyelenggarakan pelatihan penulisan artikel ilmiah yang ditujukan bagi para guru SMP Negeri 6 Tondano.

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 18 September 2025, dengan melibatkan seluruh tenaga pendidik di sekolah tersebut.

Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dipimpin oleh Ester Caroline Wowor, S.Pd., M.Pd., dosen pada Jurusan Pendidikan IPA Universitas Negeri Manado (Unima). Kegiatan tersebut juga melibatkan dua dosen lain dari jurusan yang sama, yaitu Widya Anjelia Tumewu, S.Pd., M.Pd. dan Milan Kisi Rogahang, M.Pd. Selain dosen, kegiatan PKM ini turut didukung oleh partisipasi mahasiswa, yakni Anastasia M. Rumapea dan I Kadek Tresna Dwi Putra, yang berperan aktif sebagai anggota tim.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan pendanaan dari PNBP Unima.

Sambutan Kepala Sekolah sekaligus membuka kegiatan pelatihan

Kepala SMP Negeri 6 Tondano, Yurike Kotambunan, M.Si, menyampaikan rasa terima kasih sekaligus apresiasi atas inisiatif yang dilakukan tim PKM Unima.

Ia menilai, pelatihan semacam ini mampu membuka wawasan baru, memperkuat kualitas guru, serta memberi dampak positif bagi perkembangan sekolah.

“Pelatihan ini menjadi peluang baik bagi guru-guru kami untuk meningkatkan kemampuan menulis karya ilmiah, sehingga bisa berdampak langsung pada mutu pendidikan,” ujarnya.

Pemaparan materi oleh ketua PKM

Ketua tim PKM Unima, Ester Caroline Wowor, menambahkan bahwa tujuan utama kegiatan adalah memberikan bekal praktis serta dorongan motivasi agar guru lebih percaya diri dalam menulis artikel ilmiah.

Ia menekankan pentingnya kemampuan tersebut bagi guru, tidak hanya untuk pengembangan diri, tetapi juga kontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan secara lebih luas.

Dengan adanya pelatihan ini, guru-guru diharapkan tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga mulai membangun budaya akademik di lingkungan sekolah. (OSM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.