PODIUMUTAMA-MINUT, Pekik “I Yayat U Santi” sebanyak tiga kali oleh orang nomor satu di Bumi Tumatenden itu dengan mengangkat kepalan tangan kanan mengarah ke langit itu, disambut dengan dengan “Wouw” oleh para hadirin upacara, sebagai tanda semangat juang yang tak kan pernah padam di bawah kaki Gunung Klabat.

Pekik ” I Yayat U Santi” menjadi penutup sambutan Bupati Joune Ganda, yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam kesempatan itu, Bupati dua periode di Minut tampak gagah dengan mengenakan baju adat Minahasa, dalam sambutannya, Ia pun berpesan di Momentum HUT Minut ke-22 agar kita bersama membangun daerah yang kita cintai, tanpa melupakan jasa dari para pendahulu, yang telah memperjuangkan pembentukan Kabupaten Minahasa Utara.

“Sebab karna kasih dan karunia Nya, kita saat ini boleh merayakan HUT ke-22, untuk itu mari bersama kita terus berbenah, memajukan Bumi Tonsea” ucap Bupati Joune Ganda.

Ia pun menambahkan, perjalanan panjang 22 tahun ini mengajarkan kita bahwa kemajuan minut bukan hanya tanggungjawab pemerintah tapi juga kolaborasi seluruh pihak termasuk masyarakat.
“Minahasa Utara diberkati, mari kita membangun Minut dengan semangat kebersamaan” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kevin Lotulung, Ketua TP PKK Minut Rizya Ganda Davega, Ketua I TP PKK Minut Kristi Karla Arina, Ketua Dharma Wanita Minut Ny.Wowiling, Jajaran Forkompimda, para pejabat eselon dua serta tamu undangan lainnya.(Adv/OSM)








