“Kukis Korma” Kenangan Indah Tak Terlupakan, Natal Masa Kecil Bupati Minut Joune Ganda

oleh -1814 Dilihat
"Kukis Korma" Kenangan Indah Tak Terlupakan, Natal Masa Kecil Bupati Minut Joune Ganda

PODIUMUTAMA-MINUT, Ada hal yang akan selalu dikenang bagi Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda disetiap momentum menyambut Natal.

Bupati Joune Ganda begitu menyayangi ibu terkasih Mami Vonny Maramis.

Kenangan indah, yang terekam dengan jelas dalam ingatan, sosok Bupati yang dikenal akan sikap dermawannya kepada sesama, apalagi kepada orang yang tak berpunya.

Kala itu, Bupati Joune Ganda mengisahkan, berpuluh tahun yang lalu, saat ia masih kecil, di Desa Kaima, Kecamatan Kauditan, Kab.Minut, saat menyambut Natal, sang ibunda terkasih Almarhumah Mami Vonny Maramis, pasti membuat bermacam-macam kue kering untuk anak-anak terkasih dan tamu yang akan berkunjung di rumah, dan yang spesial adalah kue kering kurma atau yang biasa disebut kukis korma.

Kue Kering Korma.

Bagi Joune kecil, Natal terasa belum lengkap jika toples berisi kukis korma tidak tersedia, bagi Bupati berlatar belakang pengusaha sukses ini, Kukis Korma buatan Mami Vonny tercinta adalah kue kering terenak dijaman itu.

Bagaimana tidak, ia menyebutnya sebagai kue kering terenak, karna ada cinta seorang ibu kepada anak-anaknya disetiap bagian kukis korma itu, kue kering dengan lapisan caramel dan baluran kacang tanah yang disangarai itu, memiliki tingkat kesulitan yang tinggi dalam pembuatannya, jika dibandingkan dengan kue kering lainnya.

Almarhumah Mami Vonny Maramis dalam kenangan.

“Itu kenangan manis bagi kami anak-anak dengan almarhumah Mami, menyambut Natal, kami anak-anak pasti minta dibuatkan kukis korma, belum lengkap rasanya kalau perayaan Natal tanpa kukis korma” ujar Bupati yang juga Sekjen APKASI itu.

Lanjut Bupati Joune Ganda, dua tahun terakhir ini sejak Mami Vonny berpulang ke pangkuan Bapa di surga, suasana Natal terasa berbeda jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Saya bersama istri dan anak kami, juga kami kakak beradik, dan ponakan-ponakan, kami sangat merasakan perbedaan disaat Mami masih bersama kami, dan setelah kepergiaan Mami, namun sebagai orang yang beriman, kami mengamini segala rancangan indah dari Tuhan, saat ini mami sudah tidur tenang dalam keabadian, dan kenangan bersama mami akan selalu kami ingat”sambungnya.

Ia juga berpesan kepada semua anak yang masih memiliki orang tua, untuk terus berbakti, lakukan hal-hal baik yang menyenangkan dan membanggakan orang tua.

“Tidak ada anak yang berbakti pada orang tuanya yang hidupnya tidak diberkati, untuk itu hormati dan sayangi kedua orang tua disaat mereka masih hidup di dunia, saya ada saat ini karna Mami memiliki andil yang sangat besar dalam hidup saya, mengandung, melahirkan, menyusui, dan membesarkan, serta menyekolahkan saya, memberikan teladan-teladan baik bagi kami anak-anaknya”tukasnya(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.