PODIUMUTAMA-MINUT, Kena pangkas anggaran ratusan miliar dari pemerintah pusat, Bupati Kabupaten Minahasa Utara Joune Ganda tetap memprioritaskan anggaran puluhan miliar rupiah untuk menjamin kesehatan masyarakat yang dipimpinnya.
Demi melanjutkan program Universal Health Coverage, Pemkab Minahasa Utara mengadakan Penandatanganan Kerjasama Penyelenggaraan Program JKN Bagi Penduduk Kabupaten Minahasa Utara, Bertempat di Atrium Kantor Bupati, Rabu (17/12/2025).
Dengan dilanjutkannya program UHC oleh Bupati Joune Ganda, masyarakat yang memiliki KTP Minut tidak perlu risau soal biaya saat dirawat di fasilitas kesehatan, baik di puskesmas maupun rumah sakit dimana saja yang ada di Sulawesi
Penandatanganan ini merupakan langkah signifikan menuju Universal Health Coverage (UHC).
Dalam sambutannya, melalui kolaborasi ini, Bupati Joune Ganda berharap setiap penduduk dapat menikmati pelayanan kesehatan yang lebih baik .
“Kami berkomitmen untuk memastikan keselamatan dan aksesibilitas layanan kesehatan bagi masyarakat, karna bagi saya kesehatan masyarakat itu adalah prioritas, dan tidak menjadi beban bagi saya meskipun kami pemerintah daerah akan diperhadapkan dengan pemotongan TKD senilai ratusan miliar rupiah” ujarnya
Lanjutnya, Program JKN di Kabupaten Minahasa Utara sudah menunjukkan kemajuan yang berarti dengan mencapai 100% kepesertaan. Tingkat keaktifan masyarakat dalam program ini juga mencatat hasil yang memuaskan, yakni mencapai 88,9%.
“Seluruh data ini telah diverifikasi oleh Kementerian Kesehatan sejak tahun 2019. Di sisi lain pemerintah berharap agar tantangan pemenuhan prioritas kesehatan masyarakat terus menjadi fokus utama.” jelas Bupati Joune Ganda
Ia juga menekankan komitment pemerintahan untuk menjaga kualitas layanan kesehatan. Berupaya membangun kerjasama ini sebagai investasi masa depan.
”Saya mengajak partisipasi aktif dari masyarakat untuk mendaftarkan diri dalam program ini. Keaktifan masyarakat dalam mendaftar ke BPJS sangat penting untuk menjamin validitas data dan kelancaran layanan,” tambahnya.
Lanjutnya, pada tahun 2025 terdapat 65.940 jiwa peserta PBPU yang dibiayai APBD. Jumlah ini akan mengalami peningkatan pada tahun 2026.
“Sesuai dengan arahan dari Pak Presiden Prabowo Subianto, jaminan kesehatan masyarakat tidak boleh ditawar-tawar, kami pemerintah hadir ditengah masyarakat lewat program UHC”pungkasnya.
Untuk 2026, pemerintah daerah telah menyiapkan komitmen anggaran sekitar Rp30 miliar khusus untuk menjamin keberlanjutan program JKN bagi masyarakat.
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Manado, drg. Betsy Roeroe, memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemkab Minahasa Utara.
Ia menyampaikan sesuai RPJMN 2020–2029, target nasional UHC adalah cakupan kepesertaan minimal 98,6 persen dengan tingkat keaktifan peserta minimal 80 persen.
Hingga 30 November 2025, jumlah peserta JKN di Kabupaten Minahasa Utara telah mencapai 231.211 jiwa atau 100,21 persen dari total penduduk semester I tahun 2025.







