Tangan Dingin Bupati Joune Ganda, Minut Jadi Kabupaten Inflasi Terendah Se-Indonesia

oleh -1133 Dilihat
Tangan Dingin Bupati Joune Ganda, Minut Jadi Kabupaten Inflasi Terendah Se-Indonesia

PODIUMUTAMA-MINUT, Buah tangan dingin Bupati Joune Ganda, yang mampu menekan laju inflasi, mencatatkan tingkat inflasi bulanan (month-to-month) sebesar 0,94 persen dibandingkan Maret 2026 berdasarkan data dari Bagian Perekonomian dan SDA.

Meskipun angka ini tergolong rendah di tingkat nasional, kenaikan harga komoditas pangan tetap menjadi perhatian serius pemerintah setempat.

Pemicu utama inflasi kali ini berasal dari sektor makanan, minuman, dan tembakau yang melonjak hingga 2,15 persen. Kelompok ini memberikan pengaruh paling signifikan terhadap angka inflasi umum di Minut.

Sebaliknya, tekanan inflasi sedikit teredam berkat adanya deflasi pada kategori jasa lainnya dan perawatan pribadi.

Secara rinci, tomat menjadi “aktor utama” penyumbang kenaikan harga tertinggi. Selain itu, minyak goreng dan bawang merah juga tercatat mengalami kenaikan harga yang turut mengerek angka inflasi.

Namun, masyarakat mendapat sedikit angin segar karena beberapa komoditas justru mengalami penurunan harga, di antaranya ikan deho, ikan selar, serta emas perhiasan.

Menjelang akhir April, harga cabai dan bawang juga dilaporkan mulai melandai seiring dengan lancarnya distribusi pasokan ke pasar-pasar tradisional.

Menyikapi fluktuasi harga ini, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Minahasa Utara bergerak cepat. Serangkaian program telah disiapkan, mulai dari penyelenggaraan pasar murah, pemantauan harga pasar setiap hari, hingga pengawasan ketat pada rantai distribusi logistik.

Pemerintah juga gencar mendorong gerakan panen bersama untuk memperkuat produksi pertanian dari dalam daerah sendiri.

Bupati Joune Ganda melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Robby Parengkuan mengatakan saat ini Pemkab Minut terus gencar melakukan berbagai upaya agar iklim ekonomi di tanah tonsea tetap sejuk ditengah ekonomi global saat ini.

“Fokus utama kami adalah menjaga daya beli warga. Bupati telah menginstruksikan agar ketersediaan pangan tetap terjamin melalui operasi pasar yang berkelanjutan serta penguatan stok pangan lokal agar kita tidak terlalu bergantung pada pasokan dari luar daerah,” jelas Parengkuan sembari menambahkan kebijakan yang diambil didasarkan pada data harian yang akurat. Dengan pantauan tersebut, pemerintah dapat segera melakukan intervensi jika ditemukan lonjakan harga yang tidak wajar di lapangan. Upaya ini diharapkan dapat menjaga stabilitas ekonomi Minahasa Utara pada bulan-bulan mendatang.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.