Longsor Jalan Pinenek Pinasungkulan, PT MSM Sudah Satu Tahun Tidak Lakukan Aktivitas Blasting di Lokasi Tersebut

oleh -587 Dilihat
Longsor Jalan Pinenek Pinasungkulan, PT MSM Sudah Satu Tahun Tidak Lakukan Aktivitas Blasting di Lokasi Tersebut

PODIUMUTAMA-SULUT, Longsor di ruas jalan nasional penghubung Desa Pinenek, Kecamatan Likupang Timur, Minahasa Utara, dan Kelurahan Pinasungkulan, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, oleh sejumlah pihak dikaitkan dengan aktivitas peledakan (blasting) perusahaan tambang PT.MSM

Mengenai hal tersebut, External Relation Department Head PT MSM, Herry Sinyo Rumondor saat dikonfirmasi hal tersebut, menegaskan bahwa tidak ada aktivitas blasting yang dilakukan perusahaan di lokasi yang disebut-sebut menjadi penyebab longsor.

Menurut Inyo, sapaan akrab Herry Sinyo Rumondor, aktivitas peledakan di area tersebut sudah lama tidak dilakukan, bahkan mendekati satu tahun.

“Ini jalan yang turun dan subuh tadi longsor. Sudah hampir satu tahun tidak ada blasting di situ,” kata Inyo kepada wartawan, Minggu (07/06/2026).

Pernyataan itu disampaikan menyusul beredarnya anggapan di masyarakat yang menyebut tanah di bawah badan jalan telah berongga akibat aktivitas blasting, sehingga menjadi sensitif terhadap curah hujan dan akhirnya longsor.

Inyo menegaskan, dugaan tersebut tidak sesuai dengan kondisi operasional perusahaan di lapangan. Ia memastikan tidak ada kegiatan peledakan yang dilakukan PT MSM dalam kurun waktu yang cukup lama di kawasan tersebut.

Sebelumnya, ruas jalan nasional yang menghubungkan Minahasa Utara dan Kota Bitung dilaporkan mengalami longsor pada Minggu dini hari. Material tanah yang ambles menyebabkan badan jalan terputus sepanjang sekitar 100 meter sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mengimbau masyarakat untuk sementara menggunakan jalur alternatif. BPBD Minut juga berkoordinasi dengan BPBD Kota Bitung dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Utara guna mempercepat penanganan di lokasi bencana.

Hingga saat ini, penyebab pasti longsor masih menunggu hasil kajian teknis dari instansi terkait. Namun, PT MSM memastikan bahwa peristiwa tersebut tidak berkaitan dengan aktivitas blasting perusahaan karena kegiatan peledakan di area tersebut sudah lama tidak dilakukan.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.