Wakil Rakyat Sejati, Dua Legislator Sulut Dapil Minut-Bitung Nick-Cindy Perjuangkan Anggaran Air Bersih Bagi Warga Bunaken Dan Manado Tua

oleh -739 Dilihat

 

PODIUMUTAMA-SULUT, Tidak berlebihan rasanya jika menyematkan sebutan sebagai “Wakil Rakyat Sejati” bagi dua legislator DPRD Sulawesi Utara (Sulut) dari daerah pemilihan (Dapil) Minahasa Utara-Bitung, Nick Lomban dan Cindy Wurangian.

Bagaimana tidak, baik Nick maupun Cindy dikenal getol memperjuangkan aspirasi rakyat, tanpa melihat dapil serta kepentingan kelompok tertentu.

Terkini, politisi Nasdem dan Golkar itu
perjuangkan anggaran pengadaan air bersih bagi warga di Manado Tua dan Bunaken.

Ini disampaikan Srikandi Golkar Cindy Wurangian dan Nick Lomban saat pembahasan rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) soal KUA PPAS APBD Perubahan tahum anggaran 2026,Selasa (01/09/2026) , di ruang Paripurna.

Cindy Wurangian menegaskan, ketersediaan anggaran di empat bulan terakhir wajib diperhatikan anggaran air bersih bagi warga Bunaken dan Mamado Tua sekitarnya.

Pasalnya, peringatan BMKG ancaman El Nino dimana fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur di atas kondisi normal berdampak besar di Kota Manado.

“Dampak El Nino dan kegiatan preventif menghadapi kondisi kekeringan telah masuk dalam Perubahan KUA-PPAS 2026. tidak boleh menunggu terjadinya bencana untuk kemudian mengandalkan bantuan dari daerah lain,”lugasnya.

Cindy Wurangian yang juga Ketua Fraksi Golkar ini menuturkan, Sulut harus memiliki kesiapan sendiri untuk menghadapi dampak yang ditimbulkan kondisi cuaca ekstrim.

Penegasan juga disampaikan Nick Lomban, Proyeksi BMKG El Nino perlu ditata dalam APBD Perubahan tahun ini.

“Pemataan anggaran yang bersentuhan langsung dengamasyarakat seperti air bersih. Kebutuhan air bersih yang mulai dirasakan masyarakat akibat kondisi kemarau.apalagi saat masyarakat sangat susah mendapat air bersih.

Menanganggapi ini, Ketua TAPD Sekretaris Provinsi Tahlis Gallang menegaskan untuk anggaran Penanganan terkait penanganan bencana selalu siap.

Tahlis menguraikan, untuk Belanja Tidak Terduga Rp4,1 miliar baru terkurang Rp750 juta untuk bantuan bencana ke Provinsi NTT.

“BTT 4,1 digeser Rp750 Juta, sisa untuk tanggap darurat. Untuk pemenuhan air bersih Pemprov melakukan kerjasama lintas sektor,”jelasnya.

Menurut Tahlis, Mekanisme dalam penyediaan air bersih dilakukan koorsinasi.

“Pemprov mengkoordinasikan Pemkot Manado menyediakan Air bersih dan proses pengangkutan dibantu oleh kapal TNI AL,”kata Tahlis.

Menurutnya, ini akan dipertahankan karena tidak membebani APBD dan
Akan dilakukan penyediaab air bersih di beberapa lokasi susah air lain.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.