PODIUMUTAMA-MINUT, upaya Presiden Joko Widodo dalam menghadirkan pemerintahan yang bebas dari gratifikasi dan pungutan liar (Pungli) terus mendapat dukungan dari kepala daerah baik tingkat provinsi dan kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Minahasa Utara (Minut )

Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Minut, Joune Ganda-Kevin Lotulung berkomitmen terhadap pemerintahan yang bebas gratifikasi dan pungli. Pun, tindak lanjut dari komitmen tersebut, Ganda-Lotulung menandatangani fakta integritas menolak gratifikasi dan stop pungli yang kemudian diikuti Sekda, para asisten dan jajaran pejabat eselon dua.
Dikatakan Ganda, pencanangan ini sebagai bentuk komitmen pemkab Minut pada dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih,
“Ini adalah respon dari apa yang terjadi , kami juga ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa saya dan pak Kevin berkomitmen untuk menolak gratifikasi dan stop pungli , dan itu akan kita terapkan di semua lini” ucap Ganda yang didampingi Wabup Lotulung dan Sekda Minut Jimmy Kuhu.
Ganda pun menambahkan bahwa gerakan menolak gratifikasi dan stop pungli ini akan disosialisasikan hingga ke kecamatan , desa dan kelurahan ,
“Nanti disetiap desa harus ada baliho yang besar, dengan materi sosialisi tolak gratifikasi dan stop pungli, agar masyarakat tahu, dan jika ada oknum-oknum yang tidak taat untuk segera dilaporkan dan akan kami tindaki, untuk itu mari bersama kita diciptakan pemerintahan bebas gratifikasi dan pungli “tukasnya.







