PODIUMUTAMA-JAKARTA, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) telah dicanangkan sebagai Kabupaten pertama di Sulawesi Utara sebagai Kabupaten Bumi Revolusi Mental pada awal bulan 1 Juni 2021 bertepatan dengan hari lahir Pancasila.
Menindaklanjuti hal tersebut, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemeko-PMK) mengundang secara khusus Bupati Minut, Joune Ganda untuk dalam rapat bersama para pemangku kepentingan yang ada di pemerintah pusat, Rabu (24/6) siang.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati jebolan IBI ini, mempresentasikan lima point penting yang menjadi program wajib dan harus dilakukan oleh jajaran pemerintah kabupaten Minut hingga ke Kecamatan dan desa serta kelurahan , yaitu Gerakan Minahasa Utara,
1 Melayani
2 Bersih
3 Tertib
4 Mandiri
5 Bersatu.
Bupati Joune mengatakan , lima point tersebut menjadi elemen penting dalam menciptakan pemerintahan yang berpihak pada kepentingan dan kesejahteraan rakyat,
“Ap yang kurang dan tidak baik saya dan pak Kevin berupaya semaksimal mungkin untuk perbaiki, ini semua demi masyarakat Minut yang kami cintai” ucap Bupati Joune saat diwawancarai media ini, terkait Bumi Revolusi Mental di tanah Tonsea, Kamis (24/6) pagi.
Diketahui, kehadiran Bupati Joune di Kantor Kemenko PMK RI, kemarin untuk rapat bersama yang dipimpin Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, pemajuan kebudayaan dan prestasi olah raga, Nyoman Shivda, serta dihadiri baik fisik dan virtual oleh Kemendagri, Kementan RB, Kemenko Polhukam, Kemenko Maritim, Kementrian Pertahanan, Kementrian Parekraf, Kemenko Perekonomian, Bappenas, BPS, dan Kemendikbud serta Kemenpora, serta putri Presiden ke empat Abdurrahman Wahid, Alissa Wahid dari GTN GNRM.






