Bentak Wartawan Merokok di Gedung Dewan, Silangen : Gubernur Sekalipun Kalu Dia Merokok Disitu Kita Suruh Turun Kebawah

oleh -264 Dilihat
oleh

PODIUMUTAMA-MANADO, Ketua DPRD Sulut dr. Fransiskus Andi Silangen Jumat (25/6/21) terlihat memarahi RS alias Resa salah seorang wartawan pos liputan DPRD Sulut.

Kejadian tersebut berawal saat Silangen bersua dengan Resa, wartawan media online bintang Sulut.com usai memimpin acara di ruangan sidang paripurna.

Usut punya usut ternyata wartawan tersebut kedapatan memegang sebatang rokok yang memicu Ketua DPRD naik pitam serta membentak bahkan menyuruh untuk segera membuang rokok yang ada di tangan wartawan tersebut.

” Buang, buang ngana pe rokok itu, ” bentak Silangen dengan nada keras yang saat itu ikut disaksikan sejumlah legislator Sulut, para tamu serta beberapa wartawan pos Liputan DPRD.

Namun demikian meski dalam situasi tidak mengenakan, wartawan tersebut mencoba meminta klarifikasi dengan menemui langsung ketua DPRD di ruang kerjanya.

Saat memberi klarifikasi, Resa mengatakan bahwa dirinya sangat menghargai dan menghormati kapasitas dr. Andi Silangen sebagai ketua DPRD Sulut.

Ia juga meminta maaf apabila hal yang dilakukannya tersebut adalah suatu hal yang salah.

Namun demikian ia juga merasa perlu menjelaskan bahwa apa yang dilakukannya sesuai pada tempatnya di area terbuka serta tidak ada aturan larangan merokok bahkan area tersebut justru disediakan khusus tempat puntung rokok.

Resa menambahkan sejak awal tempat tersebut khususnya area taman di lantai satu hingga area depan pintu ruangan paripurna lantai dua merupakan area bebas yang dimanfaatkan para pejabat maupun anggota dewan serta masyarakat umum untuk merokok.

” Setau saya tempat itu tidak ada larangan merokok disitu, kecuali sudah ada protap baru, selain itu pejabat eselon 2 dan anggota dewan pun sering merokok disitu. ” jelas Resa.

Disisi lain ia menyesalkan arogansi yang bukan pada tempatnya seorang pemimpin berkarakter demikian.

Harusnya lanjut Resa, seorang leader wajib tau menempatkan posisinya dimana dan apa yang akan dia lakukan.

” Bukan menghasilkan prilaku yang tidak sopan, apalagi beliau selalu mengajarkan Firman Tuhan bahkan beliau selalu mengklaim sebagai hamba Tuhan.
Tapi dibalik semuanya ini saya berpikir positif dan mengaminkan saja, mungkin saja pak ketua DPRD lagi tidak mood, sehingga keceplos dengan amarah yg timbul ” ucap Resa.

Menanggapi itu Ketua Dewan beralasan ia sering merasa kesal saat melewati beberapa ruangan dan menemukan puntung rokok berserakan di lantai.

” Kalau torang nda tegor itu akan berlangsung terus dan menganggap hal itu biasa, jadi mulai besok (Sabtu) semua ruangan yang berhubungan dengan kantor ini kecuali area taman lantai satu dilarang merokok. ” ujar Silangen.

Bahkan ditegaskannya aturan yang dibuatnya tidak pandang bulu, siapapun yang didapati akan disuruh keluar dari area steril, bahkan pejabat setingkat Gubernur pun mendapat perlakuan sama.

” Eselon II, pak Gubernur sekalipun kalu dia merokok disini kita suruh turun kebawah, ” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.