PODIUMUTAMA-MANADO, Pemerintah diminta proaktif untuk mendorong perusahaan yang punya aktivitas di jalan tol Manado-Bitung terutama kontainer untuk sebaiknya menggunakan jalan tol. Hal tersebut diyakini mampu mencegah kemacetan serta kontainer yang dinilai rawan kecelakaan jika melalui jalur jalan biasa.
Hal tersebut diungkapkan Anggota DPRD Sulawesi Utara Stella Runtuwene,
“Lewat jalan biasa saya lihat banyak kontainer dan bikin macet juga. Mestinya dialihkan ke tol. Buat regulasi agar jalan tol naik fungsi mempermudah masyarakat ke Bitung lebih cepat. Kalau lewat jalan biasa banyak orang bisa kecelakaan. Sekarang malah justru banyak kontainer yang lewat jalan biasa. Coba kontainer dialihkan ke tol angka kecelakaan pasti menurun,” ungkap politisi Partai Nasional Demokrat ini.
Ditambahkannya, masih minimnya kendaraan menggunakan fasilitas ini, kendaraan untuk jalan tol Manado-Bitung pada hari biasa sekitar 3.000 hingga 4.000 yang masuk. Kalau hari libur weekend, Jumat Sabtu, Minggu naik sampai 5.000 sampai 6.000.
“Kami memang usulkan agar masyarakat menggunakan tol itu tapi mungkin banyak berpikir terlalu dekat jaraknya pembangunan tol dengan yang sekarang, harganya memang agak tinggi. Padahal itu sebenarnya mempermudah masyarakat. Kalau kita pakai jalur biasa bisa satu jam kalau pakai tol paling lama 30 menit sudah sampai,” ungkap wakil rakyat daerah pemilihan Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara ini.







