Jelang Nataru LPG 3kg Mulai Langka, Aktivis Sulut William Luntungan : Cabut Izin Pangkalan ‘Nakal’

oleh -2076 Dilihat
Aktivis Sulut William Luntungan.

PODIUMUTAMA-SULUT, Memasuki bulan desember, mulai terjadi kelangkaan tabung gas lpg 3 kg, seperti baru-baru ini yang terjadi di Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara (Minut) , warga harus menelan pil pahit saat ke pangkalan lpg 3 kg pihak pangkalan selalu mengatakan stok kosong.

Anehnya, disejumlah warung dan pengecer lainnya tersedia tabung gas melon subsidi pemerintah yang dipatok dengan harga Rp.25.000, padahal harga sebenarnya adalah Rp.18.000

Fenomena memiriskan ini membuat berang aktivis Sulawesi Utara (Sulut) William Luntungan, ia pun meminta pihak terkait untuk memberikan sanksi kepada oknum pangkalan yang melakukan praktik-praktik kotor dan merugikan masyarakat.

“Jelang Nataru saya minta PT Pertamina Petra Niaga memantau penyaluran gas LPG 3 kg agar tepat sasaran, dan cabut izin pangkalan ‘nakal’ , pangkalan yang sehursnya menjadi jembatan pemerintah untuk meringankan beban masyarakat, tapi ‘main mata’ dengan pengecer dan pastinya mereka menjual kepada pengecer di atas Rp.18.000” tegas Luntungan saat diwawancarai media ini, Selasa (02/12/2025).

“Seperti kita ketahui bersama, lpg 3 kg diperuntukkan bagi rumah tangga, usaha mikro, nelayan sasaran, dan petani sasaran” tukasnya.(OSM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.