PODIUMUTAMA-SULUT, Anggota DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Nick Adicipta Lomban memanfaatkan masa resesnya untuk turun ke daerah pemilihan (Dapil) menemui konstituennya yang ada di Minahasa Utara (Minut) – Kota Bitung.

Legislator yang dikenal low profile itu, turun ke dapil selama hampir sepekan, saat di Minut, politisi Partai Nasdem itu turun di Kecamatan Talawaan dan Wori.

Warga menyampaikan keluhan kesulitan yang mereka hadapi seperti keterbatasan Listrik Desa/Pulau di kecamatan wori hanya menyala 6-12 Jam/hari

Dimana untuk Pulau Nain 12 jam, Mantehage 6 jam, sehingga diharapkan Perlu bantuan genset 1×24 Jam
Warga juga mengaspirasikan perbaikan infrastruktur jalan.
“Perbaikan Jalan dan Jembatan Wori-Kima bajo kurang lebih 1,5 Km dan Perbaikan Jalan Talawaan bantik – talawaan atas sepanjang kurang lebih 3 Km” seru warga.

Disamping itu, masyarakat pun berharap adanya perhatian pemerintah untuk tanggul sungai kima bajo dan sungai talawaan Kurang lebih 4 Km.
Warga juga menyuarakan perhatian pemerintah terhadap beberapa rumah tidak layak huni (RTLH) agar bisa dihuni lebih baik.

Aspirasi yang diserap di Kec. Talawaan:
– Permasalahan di Desa Teep Warisa yaitu tentang status terkait hutan lindung.
– Kelanjutan pembangunan jalan menuju KEK Pariwisata, dengan akses keluar dari eks Pasar Talawaan menuju Bandara Sam Ratulangi.
– Pemeliharaan Jalan Mapanget–Bandara sepanjang kurang lebih 2 kilometer yang kondisinya mulai rusak.
– Perluasan jaringan internet di wilayah Teep Warisa yang masih tergolong blind spot dan baru terlayani radius terbatas.
– Perbaikan ruas Jalan Mapanget Teterusan di depan SPBU Mapanget yang mengalami kerusakan parah.
– Perbaikan Jalan Wusa yang menjadi akses penting di perbatasan Manado–Minut

Aspirasi yang diserap Kec. Wori
– Keterbatasan Listrik Desa/Pulau di kecamatan wori hanya menyala 6-12 Jam/hari (Nain 12 jam, Mantehage 6 jam) ada 7 Desa. Mengharapkan akses listrik 24 jam
– Perbaikan Jalan dan Jembatan Wori-Kima bajo kurang lebih 1 1/2 Km
– Perbaikan Jalan Talawaan bantik – talawaan atas srpanjang kurang lebih 3 Km
– Perbaikan Rumah tidak layak huni
– Tanggul sungai kima bajo dan sungai talawaan perlu dilakukan normalisasi dan pembangunan talut.

Aspirasi yang disampaikan ini akan diakomodir untuk disampaikan dalam rapat paripurna kepada Gubernur (eksekutif), yang nantinya akan tertuang dalam Pokok-Pokok Pikiran DPRD (Pokir) dalam Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD).(Adv)






