Kematian Evia Mangolo, Legislator DPRD Sulut Jeane Laluyan Sentil PPKPT Hanya Pajangan di Unima

oleh -2598 Dilihat
Legislator Sulut Jeane Laluyan saat RDP bersama pihak Unima.

PODIUMUTAMA-SULUT, Legislator DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Jeane Laluyan, dibuat berang saat rapat dengar pendapat (RDP) antara DPRD Sulut dan pihak Unima di Gedung Cengkih belum lama ini, yang membahas tentang kematian almarhumah Evia Mangolo yang mengakhiri hidupnya akibat depresi karna mengalami pelecehan dari oknum dosen berinisial DM.

Legislator dapil Kota Manado yang dikenal getol memperjuangkan hak kaum kecil dan lemah itu, mempertanyakan kinerja Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) Universitas Negeri Manado (Unima).

Keraguan ini buah dari tragedi kematian Evia mahasiswi Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Unima.

Laluyan mengatakan penanganan aduan Evia yang  jadi korban dugaanp pelecehan seksual oknum dosen berinisial DAM terkesan lambat.

“Korban melapor 19 Desember tapi tidak ada bentuk perlindungan terhadapnya. Seorang perempuan yang berani mengadu dalam posisi seperti dia tentu sudah dalam keadaan kritis,” seru laluyan dalam RDP bersama pihak Unima.

Kata Laluyan, PPTK yang dulu PPTKS jangan hanya jadi pajangan di kampus.

“Apakah layanan konseling dan perlindungan itu benar-benar dijalankan?” katanya mempertanyakan.

Lanjutnya, dengan kematian Evia, menjadi cermin bahwa dunia perguruan tinggi di daerah ini perlu reformasi di dalam banyak bidang.

“Bagaimana bisa kampus yang jadi benteng akademik dan moral justru menjadi tempat yang tidak nyaman bagi mahasiswa karena ada oknum yang tidak bermoral. Bagamana bisa kampus yang jadi benteng akademik dan moral, justru sebaliknya,” katanya lagi.

Laluyan mengatakan, sangat disesalkan akibat perbuatan oknum meruntuhkan bangunan integritas, moral dan pengabdian yang tulus dari Unima.

“Kami harapannya ada perbaikan secara sistemik dalam pelayanan dan tatalaksana akademik dan kegiatan lainnya,” katanya.

Diketahui, Evia ditemukan meninggal di kosnya di Kelurahan Kaaten, Tomohon pada Selasa 30 Desember 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.